- Kebakaran di Jalan Semeru diduga akibat korsleting listrik.
- Seorang ibu dan tiga anak berhasil selamat dari kobaran api berkat tindakan cepat.
- Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Kota Blitar kembali dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu malam (30/9) di Jalan Semeru, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul. Dalam insiden yang diperkirakan akibat korsleting listrik ini, seorang ibu bernama Rahma beserta tiga anaknya sempat terjebak di dalam rumah saat api mengamuk dan menutup akses pintu depan. Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 19.30, sesaat setelah umat Muslim melaksanakan salat isya.
Api pertama kali terlihat di ruang tamu dan ruang keluarga rumah yang dihuni oleh tujuh jiwa. Beruntung, seluruh penghuni dapat menyelamatkan diri meski dalam situasi yang mencekam, tanpa adanya korban jiwa atau luka bakar. Hal ini berkat keberanian dan ketangkasan Rahma yang langsung mengambil tindakan cepat untuk mengamankan anak-anaknya ketika kobaran api mulai membesar.
Arif, adik dari pemilik rumah, yang kebetulan sedang bertugas sebagai juru parkir di depan rumah, merupakan salah satu saksi mata yang menceritakan bagaimana kebakaran tersebut bermula. Saat mendengar teriakan minta tolong dari keponakannya, Arif langsung berlari masuk ke dalam rumah, namun ia terkejut melihat kobaran api yang sudah membesar. Dalam kondisi berbahaya tersebut, Rahma dan anak-anaknya terpaksa mencari jalan keluar melalui pintu samping, karena pintu depan telah terhalang oleh api.
Situasi ini menjadi pengingat bagi masyarakat Blitar akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau. Dinas Pemadam Kebakaran setempat pun mengingatkan agar warga lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik dan selalu memeriksa instalasi rumah secara berkala untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.