- Proyek Ecopark Joko Pangon mengalami progres lambat, yaitu hanya 6,8 persen.
- Dinas Lingkungan Hidup menyatakan proyek sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, namun ada kekhawatiran terkait kualitas bahan.
- Komisi III DPRD Kota Blitar akan menindaklanjuti pemantauan progres pada bulan depan.
Pada tanggal 22 September 2026, Komisi III DPRD Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah proyek pembangunan di wilayah kota, dengan salah satu fokus utama pada proyek Ecopark Joko Pangon yang terletak di Kelurahan Gedog. Dalam sidak tersebut, anggota dewan mengekspresikan keprihatinan yang mendalam terhadap progres pembangunan yang dinilai masih rendah. Meskipun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengklaim bahwa proyek berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan, sejumlah anggota Komisi III, termasuk Wakil Ketua Totok Sugiarto, menemukan beberapa masalah yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pengerjaan.
Dari hasil pantauan, progres pengerjaan proyek Ecopark yang bernilai Rp3,078 miliar tersebut baru mencapai 6,8 persen, sementara catatan dari konsultan pengawas menunjukkan angka yang lebih rendah, yakni 5 persen. Keberadaan masalah kualitas bahan dan spesifikasi ukuran pengerjaan menjadi sorotan utama. Totok Sugiarto menekankan pentingnya menggunakan bahan berkualitas, seperti pasir yang seharusnya diambil dari sungai Brantas, untuk memastikan kekuatan dan daya tahan struktur bangunan. Proyek ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pariwisata di Blitar dan mampu menjadi destinasi unggulan ketika selesai.
Dalam sidak tersebut, Komisi III juga mengunjungi proyek lain seperti pembangunan sudetan Jalan Anggrek dan Blitar Trade Center (BTC) di Kelurahan Tlumpu, meski pembengkakan masalah administrasi menghambat progress BTC. Ke depannya, pada bulan depan, Komisi III sudah merencanakan untuk melakukan sidak kembali guna mengevaluasi perkembangan Ecopark Joko Pangon, dengan harapan bahwa progres proyek tersebut dapat meningkat menjadi 20 persen saat kunjungan mendatang. Dorongan dari dewan ini bertujuan agar semua proyek yang berjalan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blitar.