- Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar menunggu hasil survei trayek wisata Damri.
- Rute yang diusulkan menghubungkan Tulungagung dengan Pantai Serang dan beberapa destinasi lokal.
- Trayek baru ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar tengah menunggu hasil survei terkait rute pembukaan trayek wisata oleh Perum Damri yang akan menghubungkan Tulungagung dan Pantai Serang. Puguh Imam Susanto, Kepala Dishub Kabupaten Blitar, mengungkapkan bahwa rute ini direncanakan sebagai upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata lokal dan nasional.
Rute yang diusulkan dimulai dari Stasiun Tulungagung, melintasi Ngunut, dan diperpanjang ke Karangayam yang merupakan kawasan wisata religi Gus Iqdam. Selanjutnya, rute ini akan melewati Srengat, Pendopo Hand Astasih, Kampung Coklat di Kecamatan Kademangan, sebelum akhirnya berakhir di Pantai Serang. Proses survei untuk rute ini telah dilakukan oleh pihak Damri dan stakeholder terkait, sehingga kini hanya menunggu tahap persetujuan.
Puguh berharap bahwa penambahan trayek ini tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi bagi wisatawan, tetapi juga sebagai sarana promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Blitar. Dengan adanya trayek wisata ini, diharapkan akan memicu peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang pada gilirannya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Dijadwalkan, layanan transportasi Damri untuk rute Tulungagung - Pantai Serang ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2027. Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata di Blitar dan membawa dampak positif bagi pengembangan ekonomi daerah.