Minggu, 05 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Dinkes Blitar Fokus Tingkatkan Imunisasi di Tiga Puskesmas Menuju BIAS 2026

Dinkes Blitar Fokus Tingkatkan Imunisasi di Tiga Puskesmas Menuju BIAS 2026

Dinkes Blitar Fokus Tingkatkan Imunisasi di Tiga Puskesmas Menuju BIAS 2026
Poin Penting:
  • Dinkes Blitar menetapkan Puskesmas Sutojayan, Binangun, dan Ponggok sebagai prioritas dalam peningkatan cakupan imunisasi.
  • Capaian imunisasi di Kabupaten Blitar secara keseluruhan telah melebihi target nasional.
  • Data menunjukkan bahwa cakupan imunisasi siswa di berbagai kelas tergolong baik, namun masih ada wilayah yang perlu perhatian lebih.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar kini sedang melakukan langkah strategis untuk meningkatkan cakupan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada tahun 2026. Melalui evaluasi capaian sebelumnya, Dinkes telah menetapkan tiga puskesmas yang masih memiliki angka imunisasi di bawah target yang ditetapkan, yaitu Puskesmas Sutojayan, Puskesmas Binangun, dan Puskesmas Ponggok.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, capaian imunisasi anak sekolah di Kabupaten Blitar sudah cenderung baik. Namun, untuk meraih target yang lebih tinggi, perhatian khusus perlu dialokasikan bagi wilayah yang masih ketinggalan. "Ketiga puskesmas ini menjadi prioritas kami karena tingkat cakupan imunisasinya belum mencapai angka minimal yang ditargetkan, yaitu 97 persen," jelasnya.

Data dari Dinkes sendiri menunjukkan bahwa BIAS di Kabupaten Blitar memiliki prestasi yang cukup menggembirakan, dengan cakupan imunisasi siswa kelas 1 mencapai 98,19 persen. Angka ini menunjukkan bahwa secara agregat, Blitar telah mampu melebihi rata-rata nasional. Namun, untuk memastikan bahwa semua anak di setiap wilayah mendapatkan akses yang sama terhadap imunisasi, Dinkes berupaya mendorong Puskesmas Sutojayan, Binangun, dan Ponggok untuk meningkatkan performanya.

Selain pelaksanaan imunisasi pada siswa kelas 1, Dinkes juga mencatat cakupan yang baik di antara siswa kelas lainnya, yakni 97,25 persen untuk jenis imunisasi berbeda pada kelas 1, 97,44 persen untuk kelas 2, dan 97,74 persen untuk siswa kelas 5. Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) juga dilaporkan mencapai 97,85 persen untuk siswi. Melalui upaya ini, Dinkes berharap dapat meningkatkan kesehatan anak-anak Blitar dan menciptakan generasi yang sehat di masa mendatang.