Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Olahraga Como 1907: Transformasi Klub Kecil Italia Menjadi Proyek Sepak Bola Berkelanjutan

Como 1907: Transformasi Klub Kecil Italia Menjadi Proyek Sepak Bola Berkelanjutan

Como 1907: Transformasi Klub Kecil Italia Menjadi Proyek Sepak Bola Berkelanjutan
Poin Penting:
  • Como 1907 mengalami transformasi signifikan setelah diakuisisi oleh keluarga Hartono pada 2019.
  • Klub tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga mengembangkan bisnis dan pariwisata.
  • Investasi diarahkan ke infrastruktur dan akademi untuk menciptakan klub berkelanjutan.

Klub Como 1907, yang bermarkas di kota Como yang indah di tepi Danau Como, telah mengalami transformasi luar biasa sejak diambil alih oleh keluarga Hartono pada tahun 2019. Sebelumnya, klub ini dikenal sebagai salah satu tim yang terpuruk dalam sejarah sepak bola Italia, bermain hingga ke kasta keempat dan mengalami beberapa kali kebangkrutan. Namun, sejak investasi dan kepemilikan baru dilakukan, Como kini dirancang untuk tidak hanya mencapai prestasi di lapangan, tetapi juga mengembangkan aspek bisnis, infrastruktur, serta pariwisata lokal.

Dengan akuisisi yang dilaksanakan dengan nilai sekitar 850 ribu euro atau sekitar Rp5 miliar, keluarga Hartono juga melunasi utang klub sebesar 150 ribu euro. Perubahan signifikan mulai diterapkan setelah pengambilalihan, dengan penunjukan Michael Gandler untuk mendayagunakan aktivitas bisnis dan operasional klub. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai manajer pemasaran di Inter Milan. Selain itu, Dennis Wise dipercaya untuk mengembangkan sepak bola klub, dan Mirwan Suwarso ditunjuk untuk mengendalikan arah bisnis klub. Pendekatan yang diambil menekankan keberhasilan jangka panjang, bukan hanya sekadar promosi liga.

Investasi yang diarahkan oleh manajemen baru mencakup renovasi stadion, pengembangan pusat latihan, serta pelatihan akademi untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta muda. Konsep ini berpadu dengan empat pilar bisnis utama yaitu retail, properti, akademi, dan hiburan. Como 1907 kini diposisikan sebagai klub butik yang berupaya membangun identitas yang lebih kuat, dengan sepak bola tetap menjadi pusat perhatian, namun kreativitas dan inovasi dalam fashion, seni, hingga pengalaman pariwisata di Danau Como juga menjadi bagian dari visi mereka.