- 744 RTLH di Kota Blitar akan menerima bantuan perbaikan dari Kementerian PKP.
- Setiap rumah akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp20 juta untuk perbaikan.
- Proses perbaikan rumah dijadwalkan mulai akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026.
Kota Blitar mendapatkan kabar positif dengan adanya bantuan dana untuk ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) Republik Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya pada 2 Juli 2026, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa masing-masing rumah akan mendapat alokasi dana sebesar Rp20 juta. Bantuan ini ditujukan untuk memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak huni, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Awalnya, target penerima bantuan BSPS di Kota Blitar hanya ditetapkan untuk sekitar 300 rumah. Namun, setelah melakukan peninjauan langsung, Kementerian PKP memutuskan untuk meningkatkan jumlah penerima menjadi 744 rumah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah perumahan yang krusial bagi warga Blitar. Menurut Maruarar, dana yang diterima setiap rumah akan digunakan untuk membayar jasa tukang serta membeli material bangunan yang diperlukan untuk perbaikan.
Proses perbaikan rumah ini rencananya akan dimulai pada akhir Juli 2026, dengan harapan dapat selesai pada bulan Oktober 2026. Menteri Maruarar mengharapkan agar program ini dapat dilaksanakan dengan cepat untuk memberikan lingkungan yang lebih sehat dan layak bagi MBR di Kota Blitar. Di antara warga yang mendapatkan bantuan, Mujiatun, seorang penduduk dari Jalan Pattimura, menyatakan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan ini, menunjukkan dampak positif yang dirasakan masyarakat langsung dari kebijakan yang diambil.
Sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup di Kota Blitar, inisiatif bantuan perbaikan RTLH diharapkan bukan hanya memberikan hasil fisik, tetapi juga menginspirasi kepercayaan dan semangat baru bagi warga dalam membangun komunitas yang lebih baik.