- Veda Ega Pratama finis di posisi kelima setelah mulai dari posisi ke-20 di Moto3 Ceko 2026.
- Kemenangan di GP Ceko diraih oleh Hakim Danish dari Malaysia.
- Performa Veda menunjukkan potensi besar pembalap Indonesia di tingkat internasional.
Dalam balapan Moto3 Ceko 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno pada Minggu (21/6), pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang luar biasa dengan meraih posisi kelima. Meski harus memulai dari urutan ke-20, Veda dari Honda Team Asia berhasil melakukan comeback yang mengesankan, mengubah keraguan awal menjadi kegemilangan di lintasan.
Sejak awal balapan, Veda mengambil inisiatif dengan gaya balap agresif dan konsisten, secara bertahap menembus kelompok depan. Keberhasilannya melewati banyak rival membuatnya menjadi sorotan utama, terlebih lagi ketika ia berkompetisi ketat dengan pembalap-pembalap papan atas sebelum mengunci posisi lima besar. Ini adalah salah satu hasil balapan terbaik bagi Veda, dan dapat meningkatkan kepercayaan dirinya menjelang balapan berikutnya di GP Belanda.
Di sisi lain, pembalap asal Malaysia Hakim Danish sukses meraih kemenangan, dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik. Brian Uriarte dan Maximo Quiles melengkapi podium di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, sejumlah pembalap lainnya seperti David Almansa dan Alvaro Carpe harus berjuang keras untuk posisi keempat dan keenam. Ini menunjukkan bahwa Moto3 semakin kompetitif dengan banyaknya pembalap berbakat yang siap bersinar di lintasan.
Hasil ini tidak hanya menggembirakan bagi Veda Ega Pratama, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat Indonesia, terutama dari daerah Blitar, bahwa pembalap lokal dapat bersaing di level internasional. Dengan klasemen yang menunjukkan Maximo Quiles masih memimpin dengan 186 poin, persaingan untuk gelar juara dunia Moto3 semakin menarik untuk ditunggu.