Sabtu, 27 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Soekarno Coffee Fest Blitar 2026: Panggung Kreativitas Ekonomi dan Kebangkitan Kearifan Lokal

Soekarno Coffee Fest Blitar 2026: Panggung Kreativitas Ekonomi dan Kebangkitan Kearifan Lokal

Soekarno Coffee Fest Blitar 2026: Panggung Kreativitas Ekonomi dan Kebangkitan Kearifan Lokal
Poin Penting:
  • Soekarno Coffee Fest Blitar 2026 menjadi wadah kreativitas bagi UMKM khususnya di industri kopi.
  • Wali Kota Blitar menegaskan pentingnya festival ini dalam merayakan Bulan Bung Karno, sosok yang mengenal kopi.
  • Tema 'Yang Lokal, Yang Vokal' diharapkan mendorong industri kopi lokal untuk bersuara lebih keras dan berkontribusi nyata.

Halaman Kantor Wali Kota Blitar menjadi pusat perhatian sejak Jumat (26/6) sore, ketika aroma kopi yang menggugah selera menyebar di sekitarnya. Event tahunan yang dikenal dengan nama Soekarno Coffee Fest Blitar (SCFB) 2026 ini, yang kini memasuki tahun kelima, berhasil menampilkan ratusan stan dari berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berfokus pada produk kopi. Festival ini tidak hanya merayakan kecintaan terhadap minuman berkualitas ini, tetapi juga berfungsi sebagai wahana untuk membangkitkan ekonomi kreatif, terutama di kalangan generasi muda di Blitar Raya.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap partisipasi dan semangat para pelaku UMKM. Festival yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 ini dianggapnya sebagai momen penting dalam merayakan Bulan Bung Karno. Menurutnya, sosok Bung Karno yang dikenal sebagai pencinta kopi dapat menginspirasi generasi saat ini untuk lebih mencintai dan mengembangkan produk lokal.

Komitmen Pemkot Blitar dalam mendukung ekosistem kopi sangat terlihat dalam festival ini. Dari hulu hingga hilir, mulai dari petani kopi hingga barista, semua pihak didorong untuk berkolaborasi dan berkembang. Dengan potensi pasar yang besar dan lokasi Blitar yang strategis, diharapkan para pelaku usaha kopi lokal dapat meningkatkan pamor mereka, bahkan di tingkat nasional dan internasional. Ibin menambahkan bahwa visi ini akan menciptakan lebih banyak kesempatan bagi kafe dan warung kopi untuk menjadi lebih ramai dan berkembang.

Ahmad Fatoni, Manajer Event SCFB 2026, menyatakan bahwa festival tahun ini mengangkat tema "Yang Lokal, Yang Vokal". Tema ini dirancang untuk mendorong para pelaku industri kopi lokal agar dapat berkontribusi dan bersuara lebih dalam, sekaligus menunjukkan kearifan lokal dihadapan masyarakat. Dengan adanya festival ini, diharapkan kekuatan kolaborasi dan inovasi dalam industri kopi Blitar dapat terus meluas dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak.