- Persija Jakarta resmi menggandeng Adidas sebagai apparel resmi selama lima tahun.
- Klub menargetkan transfer Kyohei Yoshino untuk memperkuat lini tengah.
- Jersey Persija dijual dengan harga kompetitif, mendukung kebiasaan suporter dalam membeli merchandise.
Persija Jakarta, klub sepak bola kebanggaan ibu kota yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran, memasuki fase transformatif dalam persiapannya menghadapi musim kompetisi 2026-2027. Dalam langkah signifikan, klub ini tidak hanya memperkenalkan pelatih anyar, tetapi juga resmi menjalin kemitraan dengan Adidas sebagai apparel resmi mereka. Kerja sama ini bukan hanya mengisyaratkan penampilan baru bagi Persija, tetapi juga menunjukkan komitmen klub dalam membangun fondasi yang lebih kuat untuk bersaing dalam perebutan gelar Super League mendatang.
Dalam rencana pengembangan yang lebih ambisius, Persija juga dikabarkan hampir merampungkan transfer gelandang bertahan asal Jepang, Kyohei Yoshino. Kehadiran Yoshino diharapkan dapat memberikan daya gedor baru di lini tengah Persija. Dukungan dari Adidas, yang merupakan salah satu merek olahraga ternama dunia, semakin menegaskan bahwa Persija benar-benar serius dalam mempersiapkan tim demi meraih kesuksesan.
Kemitraan dengan Adidas akan berlangsung selama lima tahun dan mencakup dukungan untuk tim senior serta seluruh kelompok usia, mulai dari akademi hingga tim utama. Selain penyediaan perlengkapan latihan dan pertandingan, Adidas juga berencana menjadikan beberapa pemain Persija sebagai brand ambassador. Strategi ini diperkirakan akan meningkatkan nilai komersial klub serta memperkuat citra Persija di kancah nasional.
Adidas juga menerapkan kebijakan harga jersey yang ramah bagi para suporter. Jersey versi supporter dipatok sekitar Rp300 ribu hingga Rp350 ribu, sedangkan versi pemain dijual sekitar Rp1 juta hingga Rp1,1 juta. Rentang harga ini dinilai kompetitif untuk produk berkualitas tinggi seperti Adidas, dan diharapkan dapat mengubah budaya pembelian merchandise sepak bola di Indonesia, termasuk di kalangan suporter setia di Blitar.