- Dua siswa pingsan dan tiga siswa dirujuk ke fasilitas kesehatan saat mengikuti Lomba Gerak Jalan.
- Siswa yang dirujuk dikarenakan kram otot, sementara 27 siswa mengalami pusing dan lemas.
- Lomba diikuti oleh 101 pleton dengan sekitar 2.000 peserta, meski lebih sedikit dibandingkan perlombaan sebelumnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar telah mengonfirmasi bahwa dua siswa pingsan dan tiga siswa lainnya dirujuk ke rumah sakit serta Puskesmas saat mengikuti Lomba Baris-Berbaris atau Gerak Jalan yang digelar untuk pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Acara yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, melibatkan sekitar 2.000 pelajar dan menjadi salah satu momen penting dalam rangka perayaan bulan Agustus di Kota Blitar.
Syaiful Kusmulyanta, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan di Dinkes Kota Blitar, mengungkapkan bahwa tiga siswa yang dirujuk mengalami kram pada otot paha atas. Selain itu, sebanyak 27 siswa lainnya juga melaporkan gejala pusing dan lemas. Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan dan kesiapan fisik peserta dalam mengikuti lomba, terutama di tengah cuaca panas.
Heru Eko Pramono, Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, menjelaskan bahwa 101 pleton dari jenjang SMP hingga SMA sederajat turut berpartisipasi dalam perlombaan tahun ini. Meskipun jumlah peserta lebih sedikit dibandingkan dengan perlombaan tingkat SD dan MI yang diikuti oleh 3.500 peserta sehari sebelumnya, penyelenggaraan tetap berlangsung meriah dan menarik minat masyarakat untuk menyaksikan.
Rute lomba dipastikan sama dengan perlombaan hari pertama, dimulai dari depan Kantor Wali Kota Blitar dan berakhir di depan Mal Pelayanan Publik (MPP). Para peserta serta masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di sepanjang rute lomba, sehingga keselamatan tetap terjaga sambil tetap menikmati kemeriahan acara tahunan tersebut.