- Pimpinan MPR berziarah ke Makam Bung Karno menjelang HUT RI ke-81.
- Ketua MPR Ahmad Muzani menyerukan persatuan di tengah isu demonstrasi.
- Wali Kota Blitar mendukung tindakan tersebut sebagai teladan dalam menghargai jasa pahlawan.
Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia melakukan ziarah ke Makam Presiden Pertama Soekarno yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Blitar, pada tanggal 4 Agustus 2023. Kegiatan ini menjadi bagian dari ritual menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, di mana pimpinan MPR berinisiatif untuk mengingat kembali jasa-jasa para pendiri bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan tanggapan terkait isu demonstrasi yang marak berkembang di media sosial belakangan ini, yang dikhawatirkan akan berujung pada aksi unjuk rasa besar bertepatan dengan momen peringatan kemerdekaan.
Muzani mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan kemerdekaan dengan semangat positif dan optimisme. Ia menegaskan bahwa peringatan 17 Agustus bukanlah sekadar seremoni, tetapi merupakan momen sakral yang menandai kebangkitan bangsa dari penjajahan. "Peristiwa 17 Agustus harus menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa, meskipun terdapat perbedaan pandangan dalam masyarakat, kita tetap merupakan satu keluarga besar yang harus menjaga semboyan gotong royong.
Kunjungan ini juga menjadi simbol tradisi baru bagi pimpinan MPR periode 2024-2029 yang ingin menegaskan kedekatan mereka dengan sejarah dan nilai-nilai perjuangan bangsa. Rombongan pimpinan MPR, yang dipimpin oleh Ahmad Muzani dan dihadiri oleh wakil ketua MPR lainnya, tiba di kompleks makam pada pukul 10.45 WIB dengan menggunakan kereta api dari Malang. Tahun lalu, MPR memilih untuk berkunjung ke Rengasdengklok, dan dengan melanjutkan tradisi ini melalui ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, mereka berharap dapat memperkuat semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, memberikan apresiasi atas kunjungan para pimpinan lembaga tinggi negara ini, menekankan pentingnya merawat ingatan kolektif bangsa terhadap jasa para pahlawan. Ia berharap, dengan adanya kunjungan ini, masyarakat Blitar dapat semakin tersadar tentang arti perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa demi kemerdekaan yang kita nikmati saat ini.