Kamis, 20 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Upaya Sekolah Rakyat Kota Blitar dalam Mencegah Perundungan Melalui Pendampingan Wali Asuh

Upaya Sekolah Rakyat Kota Blitar dalam Mencegah Perundungan Melalui Pendampingan Wali Asuh

Upaya Sekolah Rakyat Kota Blitar dalam Mencegah Perundungan Melalui Pendampingan Wali Asuh
Poin Penting:
  • Setiap 10 siswa akan didampingi oleh satu wali asuh untuk mencegah perundungan.
  • Sekolah Rakyat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
  • Pendampingan bertujuan untuk membentuk karakter positif dan saling menghargai di antara siswa.

Di tengah meningkatnya kasus perundungan di lingkungan pendidikan, Sekolah Rakyat Kota Blitar mengambil langkah proaktif dengan menerapkan sistem pendampingan yang inovatif. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengungkapkan bahwa setiap 10 siswa akan didampingi oleh satu wali asuh. Tugas utama wali asuh ini adalah memantau perkembangan dan karakter siswa, sekaligus menciptakan atmosfer belajar yang aman dan nyaman.

Dengan adanya pendampingan tersebut, Sekolah Rakyat berkomitmen untuk menumbuhkan rasa saling menghargai di antara siswa-siswa. Pada dasarnya, pendidikan yang diberikan tidak hanya berfungsi untuk menunjang aspek akademis semata, tetapi juga untuk membangun karakter yang positif. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa dalam berinteraksi satu sama lain tanpa adanya tindakan yang merugikan, seperti perundungan atau bullying.

Ibin, sapaan akrab Wali Kota, menekankan bahwa lingkungan belajar yang berkualitas harus bebas dari segala bentuk kekerasan dan intimidasi. Harapannya, dengan model pendampingan ini, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, memiliki empati, serta mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan dalam berteman. Komitmen ini sejalan dengan visi Sekolah Rakyat untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan norma-norma sosial yang positif.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan aman bagi semua siswa di Kota Blitar.