Minggu, 04 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Kesaksian Dramatis Saiful: Selamat dari Tenggelamnya KM Virgo di Tengah Tragedi

Kesaksian Dramatis Saiful: Selamat dari Tenggelamnya KM Virgo di Tengah Tragedi

Kesaksian Dramatis Saiful: Selamat dari Tenggelamnya KM Virgo di Tengah Tragedi
Poin Penting:
  • Saiful Anwar adalah satu-satunya korban selamat dari tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
  • Tragedi terjadi saat Kapal dalam posisi miring, memicu kepanikan di kalangan penumpang.
  • Saiful berhasil meloloskan diri dengan melompat keluar melalui atap kapal.

Saiful Anwar, 42, warga Kabupaten Blitar, berhasil menjadi satu-satunya korban selamat dalam bencana tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang terjadi baru-baru ini. Dalam suatu peristiwa yang mengguncang, Saiful menceritakan detik-detik memacu adrenalin saat kapal yang ia tumpangi terbalik. Kesaksiannya muncul setelah ia menghadiri pemakaman pamannya, Jarot Setiawan, yang juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Ketika tragedi terjadi, Saiful yang berprofesi sebagai supir ekspedisi itu mengaku tengah terlelap tidur di samping pamannya, Jarot, di area yang disediakan untuk para supir. Suara teriakan panik memecah suasana ketika ia tiba-tiba terbangun dan menemukan kapal dalam posisi miring. Sontak, ia mendengar seruan dari sesama penumpang, "Bangun! Kapal miring!" yang semakin memperkuat rasa urgensi untuk segera bertindak.

Saiful, yang bereaksi cepat, kemudian bergegas mencari pelampung sebelum menuju pintu keluar. Namun, situasi memburuk saat akses menuju pintu keluar tertutup oleh penumpang lain yang juga berupaya menyelamatkan diri. Dengan kondisi kapal yang sudah miring, Saiful tidak memiliki pilihan lain selain melompat keluar melalui atap kapal. "Saya langsung ambil pelampung dan lari ke pintu keluar, di situ udah gak bisa keluar," ujarnya mengenang momen menegangkan tersebut.

Setelah berhasil keluar dari kapal, ia berusaha menuju life raft (perahu penyemat) yang terdekat untuk menyelamatkan diri. Kesaksiannya menggambarkan situasi mencekam yang harus dihadapi oleh penumpang dan awak kapal, serta menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di laut. Kisah Saiful menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan saat berpergian di perairan.