- Koleksi Thaib Irawan mencakup berbagai jenis bonsai beringin dengan usia dan teknik pembentukan yang beragam.
- Beringin kimeng menjadi salah satu koleksi unggulan yang menarik perhatian karena bentuk dan proses pembentukannya.
- Karya seni bonsai ini menunjukkan pentingnya dedikasi dalam perawatan dan pengembangan karakter tanaman.
Di tengah keramaian Jakarta, keindahan bonsai beringin tak luput dari perhatian para pecinta tanaman, dan salah satu kolektor ternama adalah Thaib Irawan. Dalam koleksinya, Thaib menunjukkan keragaman karakter bonsai beringin yang menakjubkan, terdiri dari berbagai jenis seperti beringin kimeng, beringin Korea, dan beringin Arjuna, hingga beringin jenggot. Keahlian Thaib dalam merawat dan membentuk bonsai ini telah menghasilkan pohon-pohon berusia puluhan tahun yang mencerminkan baik keterampilan maupun dedikasinya terhadap seni bonsai.
Setiap bonsai beringin memiliki ciri khas sendiri, berdasarkan pada jenis tanaman, usia, dan teknik pembentukannya. Sejumlah koleksi yang ada bahkan telah berusia lebih dari 10 tahun, diproses dengan berbagai teknik khusus yang menjaga keindahan akar dan batang. Salah satu yang menarik perhatian adalah beringin kimeng, yang dikenal dengan daunnya kecil dan runcing, telah dirawat selama hampir satu dekade. Salah satu kimeng dibentuk dengan konsep on the rock, di mana akar tanaman dibiarkan menjalar mengikuti kontur batu, sehingga menciptakan tampilan yang harmonis dan estetik.
Proses pembentukan bonsai seperti ini tidak instan; diperlukan waktu dan perhatian ekstra sejak tanaman berada dalam fase pertumbuhan awal. Dengan metode bertahap, Thaib berhasil mengarahkan akar dan batang sehingga setiap pohon menampilkan karakter uniknya. Harga untuk beringin kimeng di pasaran sendiri bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada kondisi dan keindahan bentuk dari tanaman tersebut. Selain itu, kesenian bonsai beringin Korea yang dirawat selama lima tahun ditemukan dalam koleksi ini, menunjukkan betapa pentingnya proses perawatan dalam menciptakan bonsai yang berkualitas.
Tak ketinggalan, beringin Arjuna yang berusia tujuh tahun juga memperkaya koleksi Thaib. Dengan daun yang berbeda dari beringin benjamina, Arjuna dapat diperbanyak melalui stek atau cangkok, dan terkadang dari biji, menjadikannya salah satu tanaman yang menarik perhatian banyak penghobi bonsai. Dedikasi dan keahlian Thaib Irawan dalam dunia bonsai beringin tidak hanya menciptakan karya seni hidup, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk lebih mengenal dan mencintai keindahan tanaman ini di tengah masyarakat Blitar dan sekitarnya.