- Keripik tahu dan keripik batang talas Blitar berhasil masuk jaringan ritel modern Indomaret.
- Program kurasi dari Dinas Koperasi meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.
- Inovasi dalam produk menjadi kunci kesuksesan UMKM Blitar.
Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah program pembinaan dan kurasi produk yang bertujuan untuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM. Hal ini telah memberikan dampak yang signifikan, di mana sejumlah produk unggulan hasil inovasi lokal kini berhasil menjangkau jaringan ritel modern Indomaret, yang secara otomatis meningkatkan omzet penjualan.
Dari sekian banyak produk, keripik tahu yang diproduksi oleh Imam Syaikhoni dari Kecamatan Sutojayan dan keripik batang talas merek 'Opare' dari UD Icha Berkah Jaya menjadi contoh nyata kesuksesan UMKM Blitar. Imam Syaikhoni memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2010 dengan memproduksi tahu pong, dan menghadapi tantangan persaingan yang semakin ketat. Untuk tetap relevan, ia meramu inovasi dengan mengubah tahu pong menjadi keripik tahu beraroma khas, yang terbukti manjur untuk menarik perhatian konsumen.
Momen penting terjadi pada Februari 2022 ketika Dinas Koperasi mengadakan program kurasi produk UMKM. Dari lebih dari seratus produk yang mendaftar, keripik tahu Imam terpilih sebagai salah satu dari 14 produk unggulan. Keberhasilan ini membuka kesempatan besar bagi produknya untuk dipasarkan melalui Indomaret, dan hasilnya, omzet usahanya mengalami lonjakan yang signifikan. Ini menjadi bukti bahwa dengan kualitas yang baik, inovasi, dan pendampingan yang tepat, UMKM lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.