Selasa, 07 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Peternak Ikan Blitar Dihimbau Siapkan Sumber Air Alternatif Menyongsong Musim Kemarau

Peternak Ikan Blitar Dihimbau Siapkan Sumber Air Alternatif Menyongsong Musim Kemarau

Peternak Ikan Blitar Dihimbau Siapkan Sumber Air Alternatif Menyongsong Musim Kemarau
Poin Penting:
  • Peternak ikan di Blitar diminta siapkan sumber air alternatif menghadapi kemarau.
  • Peningkatan suhu air dan penurunan oksigen terlarut dapat stres ikan.
  • Diversifikasi sumber air dan penyesuaian kepadatan ikan sangat penting untuk keberlangsungan budidaya.

Memasuki musim kemarau, pembudi daya ikan air tawar di Kabupaten Blitar diingatkan untuk mempersiapkan sumber air alternatif guna mengatasi potensi berkurangnya debit air yang dapat memengaruhi kualitas kolam. Menyusul perubahan cuaca yang dipicu oleh fenomena El Nino, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar menekankan pentingnya langkah ini untuk menjaga kelangsungan usaha budidaya ikan, yang merupakan salah satu komoditas penting di daerah ini.

Deki Nusa Asmara, Kepala Bidang Budidaya Ikan Disnakkan, menyatakan bahwa penurunan debit air selama musim kemarau dapat meningkatkan suhu air dan menurunkan kadar oksigen terlarut, yang berpotensi menyebabkan stres pada ikan. Hal ini berimbas pada penurunan nafsu makan ikan serta kualitas hasil produksi. "Diversifikasi ke sumber air alternatif menjadi langkah krusial untuk mengamankan kualitas air kolam," ungkap Deki.

Para peternak disarankan untuk memanfaatkan berbagai sumber air cadangan yang ada, seperti penampungan air hujan, sumur dangkal, atau sumber air tanah. Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan sumber air tersebut tidak merusak lingkungan dan keseimbangan ekosistem kolam.

Selain mempersiapkan sumber air, disaran juga agar peternak menyesuaikan kepadatan ikan dengan jumlah air yang tersedia, serta memberikan pakan secara proporsional. Penggunaan aerator juga dianjurkan sebagai upaya untuk mempertahankan pasokan oksigen dalam air. Disnakkan berharap agar tindakan antisipatif mulai dilakukan sejak dini, sehingga sektor perikanan air tawar di Kabupaten Blitar dapat terus berproduksi meskipun menghadapi tantangan iklim yang ekstrem.