Rabu, 01 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Transformasi Polri: Dari Penjaga Keamanan Menjadi Pengawal Program Strategis Nasional

Transformasi Polri: Dari Penjaga Keamanan Menjadi Pengawal Program Strategis Nasional

Transformasi Polri: Dari Penjaga Keamanan Menjadi Pengawal Program Strategis Nasional
Poin Penting:
  • Polri diharapkan berperan dalam program strategis seperti ketahanan pangan dan MBG.
  • Stabilitas keamanan menjadi syarat penting untuk kelancaran pembangunan nasional.
  • Keberhasilan Polri harus diukur dari kepercayaan masyarakat, bukan hanya dari aspek keamanan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam konteks transformasi nasional yang sedang berjalan, Polri diharapkan turut berkontribusi dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah, termasuk transformasi ekonomi, ketahanan pangan, dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Presiden, saat ini Indonesia berada dalam fase transformasi yang signifikan di berbagai sektor, di tengah situasi global yang dipenuhi tantangan dan ketidakpastian. Dalam kondisi demikian, stabilitas keamanan menjadi suatu prasyarat yang penting agar agenda pembangunan nasional dapat berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal. Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya peran Polri dalam mendukung program-program pemerintah, terutama terkait dengan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Di samping tugas pokoknya untuk menjaga keamanan, Prabowo memberikan sorotan khusus terhadap kontribusi Polri dalam pelaksanaan program MBG. Ia menilai bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibentuk oleh Polri merupakan contoh nyata keseriusan pemerintah dalam memberikan gizi yang mencukupi bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil. Program ini, dengan keberadaan dapur MBG yang didirikan Polri, telah menunjukkan dampak positif hingga ke tingkat desa dan wilayah perbatasan melalui pengembangan produksi jagung serta infrastruktur penyimpanan hasil panen.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa keberhasilan Polri seharusnya tidak hanya dilihat dari aspek kemampuannya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tersebut. Dengan demikian, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan profesionalisme dan sinergi dengan masyarakat, sehingga keberadaannya menjadi semakin dirasakan dan dihargai oleh seluruh elemen masyarakat di Indonesia, termasuk di Blitar.