Sabtu, 12 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Tragedi di Pojok Garum: Pria Depresi Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta

Tragedi di Pojok Garum: Pria Depresi Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta

Tragedi di Pojok Garum: Pria Depresi Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta
Poin Penting:
  • Sebuah tragedi terjadi ketika MS, seorang pria berusia 55 tahun, menabrakkan diri ke kereta api di Pojok Garum.
  • Kejadian ini diduga berkaitan dengan kondisi depresi yang dialami oleh MS, mengingat keterangan dari pihak keluarga.
  • Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut untuk menggali informasi dan mengumpulkan bukti.

Sebuah peristiwa menyedihkan terjadi di Kabupaten Blitar pada Rabu, 2 September 2026, ketika seorang pria berinisial MS (55) diduga mengalami depresi takes nyawanya setelah menabrakkan diri ke Kereta Api Majapahit di perlintasan kereta wilayah Pojok Garum. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB dan mengejutkan warga setempat yang mendengar kabar tersebut.

Aiptu Muheni, Kasi Humas Polres Blitar, menjelaskan bahwa insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh masinis kereta saat melintasi jalur Blitar-Malang. Mendapatkan laporan tersebut, petugas dari Stasiun Garum segera menindaklanjuti dengan memeriksa lokasi kejadian dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Garum untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi jasad MS dilakukan oleh unit terkait dan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti yang relevan dan berinisiatif menghubungi keluarga MS. Diketahui dari keterangan keluarga bahwa pria tersebut sebelumnya mengalami depresi, sebuah kondisi kesehatan mental yang perlu perhatian serius. Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih dalam, termasuk pengumpulan keterangan dari saksi-saksi serta koordinasi dengan PT KAI untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai insiden tragis ini.

Kejadian seperti ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa kesehatan mental perlu diperhatikan. Bagi yang membutuhkan bantuan, layanan konsultasi masalah kejiwaan tersedia di berbagai fasilitas kesehatan di Blitar Raya, seperti RSUD Ngudi Waluyo, RSUD Srengat, RSUD Mardi Waluyo, atau Puskesmas terdekat. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.