Senin, 20 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Revitalisasi Pasar Pahing Blitar: Upaya Membangkitkan Perekonomian Lokal Melalui 35 Kios Kosong

Revitalisasi Pasar Pahing Blitar: Upaya Membangkitkan Perekonomian Lokal Melalui 35 Kios Kosong

Revitalisasi Pasar Pahing Blitar: Upaya Membangkitkan Perekonomian Lokal Melalui 35 Kios Kosong
Poin Penting:
  • Revitalisasi Pasar Pahing dilakukan untuk mengatasi 35 kios kosong di pasar.
  • Anggaran sekitar Rp275 juta dialokasikan untuk pembenahan fasilitas pasar.
  • Proyek revitalisasi diharapkan selesai pada Oktober 2026 tanpa mengganggu aktivitas perdagangan.

Pemerintah Kota Blitar segera melaksanakan revitalisasi Pasar Pahing, salah satu pasar tradisional ikonik di Kota Patria, untuk meningkatkan kembali aktivitas perdagangan yang terpuruk akibat jumlah pedagang yang berkurang. Dengan rencana ini, Pemkot berupaya memulihkan semangat transaksi jual beli di pasar yang sebelumnya mengalami penurunan pengunjung, terutama akibat 35 dari 76 kios yang saat ini dalam keadaan kosong.

Data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar menunjukkan bahwa kondisi ini berdampak signifikan pada aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah. Oleh karena itu, Pemkot mengalokasikan dana sekitar Rp275 juta untuk pembenahan yang menyeluruh, mencakup pembaruan struktur fisik dan peningkatan fasilitas pendukung yang ada. Revitalisasi ini diharapkan dapat menciptakan pasar tradisional yang lebih bersaing di tengah berkembangnya pusat perbelanjaan modern.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menegaskan bahwa revitalisasi tidak hanya berfokus pada tampilan luar pasar tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan. Rencana renovasi yang akan dilaksanakan meliputi pembongkaran bangunan yang sudah tidak layak pakai, pemanfaatan material galvalum untuk dinding lapak, serta penataan lebih rapi agar meningkatkan pengalaman belanja masyarakat.

Selain itu, peningkatan infrastruktur pendukung seperti perbaikan paving, pemasangan lampu sorot di area selatan pasar, dan pembenahan instalasi listrik juga akan dilakukan. Semua upaya ini bertujuan untuk menarik minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional dan mendorong pedagang baru. Proyek revitalisasi direncanakan selesai pada pertengahan Oktober 2026, dan selama proses berlangsung, aktivitas perdagangan akan tetap berjalan normal, sehingga tidak mengganggu roda perekonomian para pedagang lokal.