- Perjalanan politik NU dimulai pada tahun 1952 setelah berpisah dari Masyumi.
- NU berpartisipasi dalam Pemilu pertama kali, memperoleh hasil yang cukup memuaskan.
- NU memutuskan untuk kembali ke peran sebagai organisasi kemasyarakatan setelah sempat bergabung dengan PPP.
Perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) dalam dunia politik mencerminkan dinamika dalam tatanan sosial dan pemerintah Indonesia. Sejak terpisah dari Partai Masyumi pada 1952, NU menjajaki politik praktis dengan mengikuti pemilihan umum untuk pertama kalinya. Hasil yang diraih cukup signifikan, dengan memperoleh 45 kursi di DPR dan 91 kursi di Konstituante. Keikutsertaan ini menandai langkah awal NU dalam merepresentasikan suara umat Islam di panggung politik nasional.
Di tengah era Demokrasi Terpimpin, NU memainkan peran penting dengan menjadi salah satu partai yang mendukung Presiden Soekarno. Namun, perkembangan politik Indonesia di bawah Orde Baru membawa perubahan signifikan bagi NU. Pada 5 Januari 1973, NU menyatakan beraliansi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai respons terhadap tekanan pemerintah saat itu, yang mewajibkan partai-partai politik untuk berpartisipasi dalam pemilu pada 1977 dan 1982.
Kemitraan ini menandai babak baru dalam keterlibatan politik NU, meski tidak berlangsung lama. Dalam sebuah Muktamar yang diadakan di Situbondo, NU mengambil keputusan strategis untuk kembali ke khittah organisasi sebagai lembaga sosial dan kemasyarakatan, sepenuhnya meninggalkan politik praktis. Keputusan yang diambil ini menunjukkan komitmen NU untuk fokus pada pengembangan masyarakat dan peran sosial keagamaan, lebih dari sekadar ambisi politik.
Dengan keputusan ini, NU kembali ke akarnya sebagai organisasi yang lebih mementingkan pelayanan kepada masyarakat, demi menciptakan harmoni dalam kehidupan beragama di Indonesia, khususnya di Blitar. Refleksi ini diharapkan bisa menjadi wawasan bagi masyarakat, memahami perjalanan NU yang sarat makna dan bagaimana organisasi ini berkontribusi dalam membangun masyarakat yang rukun dan sejahtera.