Senin, 13 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Produktivitas Jagung Kabupaten Blitar Mencapai 172 Ribu Ton, DKPP Sebut Kunci Suksesnya Hasil Panen

Produktivitas Jagung Kabupaten Blitar Mencapai 172 Ribu Ton, DKPP Sebut Kunci Suksesnya Hasil Panen

Produktivitas Jagung Kabupaten Blitar Mencapai 172 Ribu Ton, DKPP Sebut Kunci Suksesnya Hasil Panen
Poin Penting:
  • Produksi jagung di Kabupaten Blitar mencapai 172.274 ton glondong dalam lima bulan pertama 2026.
  • Rata-rata produktivitas jagung mencapai 9,79 ton glondong per hektare di lahan seluas 17.591 hektare.
  • Pendampingan pemerintah dan teknik budidaya yang baik dari petani berkontribusi terhadap keberhasilan ini.

Kabupaten Blitar mencatat pencapaian yang menggembirakan di sektor pertanian, khususnya dalam produksi jagung. Dalam kurun waktu lima bulan pertama tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melaporkan bahwa produksi jagung konsumsi mencapai 172.274 ton glondong. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan dan penyedia pakan ternak di daerah ini.

Produksi jagung tersebut dihasilkan dari luas lahan panen mencapai 17.591 hektare, dengan rata-rata produktivitas mencapai 9,79 ton glondong per hektare. Angka ini menjadi indikator keberhasilan petani dalam mengelola lahan meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dalam sektor pertanian. Siswoyo Adi Prasetyo, Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP, menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan komoditas jagung memiliki posisi strategis dalam mendukung perekonomian daerah dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Menurut Siswoyo, beberapa faktor berkontribusi terhadap tingginya produktivitas ini. Penerapan teknik budidaya yang tepat oleh petani, penggunaan benih unggul, serta pendampingan dari penyuluh pertanian menjadi kunci sukses. Ia menekankan bahwa, "Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen petani untuk terus meningkatkan kualitas budidaya, serta dukungan pemerintah melalui penyuluhan yang membantu petani mengatasi kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk pemilihan benih dan teknik pemupukan."

Selain hasil panen yang tinggi, aktivitas penanaman jagung di Kabupaten Blitar tidak berhenti. Hingga akhir Mei 2026, luas lahan tanam jagung konsumsi telah mencapai 8.756 hektare, menunjukkan optimisme petani untuk terus berkontribusi meningkatkan ketahanan pangan di daerah. Bagi masyarakat Blitar, ini adalah tanda positif bahwa sektor pertanian tetap berperan vital dalam perekonomian lokal.