- Produksi jagung Kota Blitar diperkirakan mencapai 1.068 ton hingga pertengahan 2026.
- Kepala DKPP mencatat penurunan produksi 98 ton dibanding tahun lalu tetapi tetap optimis petani bersemangat.
- DKPP akan terus melakukan penyuluhan dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas jagung di Kota Blitar.
Produksi jagung di Kota Blitar untuk periode Januari hingga Juni 2026 diperkirakan mencapai 1.068 ton. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 98 ton dibandingkan dengan tahun lalu, di mana pada periode yang sama pada 2025, angka produksi jagung mencapai 1.166 ton. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam sektor pertanian jagung di wilayah ini.
Dian Lukita Sari, selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Penyuluhan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, menjelaskan bahwa saat ini seluruh petani di Kota Blitar tengah melaksanakan panen jagung. Meskipun ada penurunan dalam jumlah produksi, semangat petani untuk menanam jagung masih tetap tinggi. Usai masa panen, banyak petani yang beralih menggunakan metode tanam tumpang sari, atau melanjutkan penanaman jagung. Namun, ada juga yang memilih untuk menanam komoditas lain seperti cabai dan kacang tanah.
Demi mendorong peningkatan produktivitas jagung, DKPP Kota Blitar berkomitmen untuk memberikan penyuluhan secara berkelanjutan. Berbagai upaya akan dilakukan, mulai dari pendampingan teknis, pengenalan varietas unggul, hingga pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Menurut Dian, perubahan musim turut mempengaruhi pola tanam petani, mendorong mereka untuk melakukan penyesuaian agar tetap dapat meminimalisir risiko gagal panen.
Dian juga menambahkan bahwa pada saat masa kemarau, petani seringkali harus mencari solusi untuk mengurangi risiko gagal panen akibat kurangnya ketersediaan air. Dalam kondisi ini, jagung dan sayuran hortikultura menjadi pilihan yang lebih adaptif, mengingat kemampuannya dalam bertahan di curah hujan yang rendah. Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan produktivitas jagung di Kota Blitar dapat kembali meningkat di masa mendatang.