Jumat, 14 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Perhatian! Penerima Bansos di Blitar Diminta Lindungi Data Pribadi dari Penyalahgunaan

Perhatian! Penerima Bansos di Blitar Diminta Lindungi Data Pribadi dari Penyalahgunaan

Perhatian! Penerima Bansos di Blitar Diminta Lindungi Data Pribadi dari Penyalahgunaan
Poin Penting:
  • Penerima bansos diingatkan untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi.
  • NIK menjadi data penting yang dapat disalahgunakan jika tidak dijaga dengan baik.
  • Dinas Sosial terus sosialisasikan pentingnya keamanan data kependudukan.

Penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Blitar diimbau untuk lebih waspada dalam menjaga data kependudukan mereka. Dinas Sosial (Dinsos) setempat mengingatkan keluarga penerima manfaat (KPM) agar tidak sembarangan memberikan informasi penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), maupun Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada pihak lain. Hal ini berkaitan dengan upaya mencegah penyalahgunaan data yang dapat berakibat fatal.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, menjelaskan bahwa pentingnya menjaga kerahasiaan NIK semakin meningkat seiring dengan pengembangan sistem pendataan bansos yang kini terintegrasi dengan berbagai lembaga lainnya. Dengan menggunakan NIK sebagai acuan identitas penerima bansos, risiko penyalahgunaan data menjadi lebih tinggi jika informasi tersebut tidak dijaga dengan baik.

β€œData penerima bansos tidak hanya dicatat berdasarkan nama dan alamat, tetapi juga melibatkan NIK yang terhubung dalam sistem pendataan yang lebih luas,” ujar Mikhael. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih memahami betapa krusialnya perlindungan data pribadi ini. Dengan mencermati proses pemberian informasi pribadi, diharapkan penerima bansos dapat terhindar dari potensi tindak kejahatan, seperti penipuan atau penyalahgunaan identitas, yang bisa merugikan masyarakat.

Dinas Sosial akan terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga data kependudukan dan mendorong penerima bansos untuk lebih berhati-hati. Keamanan data adalah tanggung jawab bersama, dan langkah preventif harus diambil agar masyarakat Blitar dapat menerima bantuan dengan aman dan nyaman.