Minggu, 27 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Peningkatan Kasus Diare di Kota Blitar: Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Peningkatan Kasus Diare di Kota Blitar: Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Peningkatan Kasus Diare di Kota Blitar: Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Poin Penting:
  • Tercatat 3.600 kasus diare di Kota Blitar dari Januari hingga Agustus 2026.
  • Diare dapat menyerang semua kelompok usia, terutama balita dan lansia.
  • Kunci pencegahan diare terletak pada penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kota Blitar menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang cukup serius dengan tercatatnya 3.600 kasus diare dari Januari hingga Agustus 2026. Angka ini, meskipun masih di bawah target tahunan yang diperkirakan, menunjukkan pentingnya perhatian semua pihak dalam menjaga kesehatan masyarakat. Silvia Dewi Kusumawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Blitar, menekankan bahwa meskipun jumlah kasus ini terbilang separuh dari estimasi tahunan, masyarakat harus tetap waspada, terutama kelompok rentan seperti balita dan lansia yang berisiko tinggi mengalami dehidrasi.

Diare, yang didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang mengalami frekuensi buang air besar yang meningkat dengan konsistensi tinja yang cair, umumnya dipicu oleh infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit. Salah satu faktor penyebabnya adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Selain itu, pola hidup yang kurang bersih, seperti kebiasaan tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar dan sebelum makan, serta sanitasi dan pengelolaan sampah yang buruk, turut berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian diare.

Sebagai langkah pencegahan, Silvia menggarisbawahi pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat. Dia mendorong warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila merasakan gejala diare. Harapannya, langkah-langkah pencegahan yang diambil dapat menurunkan jumlah kasus diare dan meningkatkan kesehatan komunitas di Kota Blitar. Untuk itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan diri sendiri sangatlah krusial.