- 18 nama peserta seleksi terbuka telah diusulkan ke BKN untuk ditetapkan sebagai pejabat definitif.
- Proses seleksi bertujuan untuk mengisi enam jabatan strategis di Pemkot Blitar yang masih kosong.
- Rekomendasi dari BKN adalah tahap terakhir sebelum penetapan pejabat dilakukan oleh Wali Kota Blitar.
Proses seleksi terbuka untuk enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Blitar kini memasuki fase penentuan akhir. Sebanyak 18 peserta yang berhasil mencapai tiga besar dalam seleksi tersebut telah resmi diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Usulan ini merupakan langkah krusial sebelum Wali Kota Blitar menetapkan pejabat definitif untuk masing-masing posisi yang diperebutkan.
Hasil seleksi terbuka ini menunjukan komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memastikan bahwa posisi-posisi strategis diisi oleh individu yang berkualitas dan berkompeten. Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kota Blitar, Andy Setiawan, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi telah selesai dengan baik dan sesuai dengan ketentuan manajemen aparatur sipil negara (ASN).
Saat ini, Pemkot Blitar hanya tinggal menunggu rekomendasi dari BKN sebelum proses pemilihan final dilakukan. "Tahapan seleksi sudah selesai. Nama peserta yang lolos seleksi sudah kami usulkan ke BKN. Sekarang kami menunggu rekomendasi dari BKN," ujarnya yang menunjukkan optimisme akan hasil akhir.
Pengisian jabatan ini menjadi sangat penting demi kelancaran fungsi pemerintahan di Blitar, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang ada. Dengan mengisi posisi tersebut, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam pelayanan publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Blitar.