- Pendirian SMAN Kanigoro menggunakan bekas SDN Satreyan 1 telah mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
- Henry Sulfianto dari Ki Demang Community mengatakan lahan tersebut sangat cocok untuk kebutuhan pendidikan.
- Sekolah ini diharapkan dapat menampung hingga 8 rombel per angkatan dan memenuhi kebutuhan 373 lulusan SMP setiap tahun.
Rencana pendirian Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kanigoro kini memasuki tahap yang lebih konkret. Pemerintah Kabupaten Blitar tengah mempersiapkan lahan bekas SDN Satreyan 1 sebagai lokasi pembangunan SMA negeri pertama di Kecamatan Kanigoro. Langkah ini tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan di wilayah ini, tetapi juga menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap pendidikan menengah yang berkualitas.
Keputusan penggunaan lahan bekas SDN Satreyan 1 sebagai lokasi SMAN Kanigoro diambil setelah rapat dengar pendapat yang diadakan oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, melibatkan berbagai elemen terkait, pada Rabu (19/8). Hasil pertemuan tersebut menunjukkan bahwa ide pendirian SMAN mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, termasuk Ki Demang Community, Komisi IV DPRD, dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Blitar. Hal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pendidikan di kawasan Kanigoro dan sekitarnya.
Henry Sulfianto, Ketua Ki Demang Community, menegaskan bahwa lahan bekas SDN Satreyan 1 dinilai sangat representatif untuk menampung kebutuhan calon peserta didik. Dengan luas lahan yang memadai, diharapkan SMAN Kanigoro dapat menampung hingga delapan rombongan belajar (rombels) per angkatan. "Kami mengapresiasi dukungan dari semua pihak terkait, dan berharap proses alih fungsi lahan ini dapat segera terealisasi," ujarnya.
Menariknya, data menunjukkan bahwa setiap tahun terdapat sekitar 373 lulusan SMP dari Kecamatan Kanigoro yang ingin melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang SMA. Namun, tidak semua lulusan memiliki kesempatan untuk masuk ke sekolah negeri. Oleh karena itu, kehadiran SMAN Kanigoro sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Ini menjadi langkah penting dalam memastikan akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas bagi generasi muda di Kecamatan Kanigoro.