Sabtu, 03 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Pemkot Blitar Alokasikan Rp288 Juta untuk Biaya Listrik Tiga Pasar Tradisional

Pemkot Blitar Alokasikan Rp288 Juta untuk Biaya Listrik Tiga Pasar Tradisional

Pemkot Blitar Alokasikan Rp288 Juta untuk Biaya Listrik Tiga Pasar Tradisional
Poin Penting:
  • Pemkot Blitar menganggarkan Rp288 juta untuk biaya listrik tiga pasar tradisional.
  • Subsidi ini bertujuan meringankan beban operasional pedagang dan menjaga retribusi tetap rendah.
  • Evaluasi terus dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan listrik dan efisiensi operasional pasar.

Pemerintah Kota Blitar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp288 juta dalam setahun untuk pembayaran listrik di tiga pasar tradisional yang berada di bawah pengelolaannya. Pasar Legi, Pasar Pahing, dan Pasar Kuliner merupakan pasar yang mendapatkan subsidi ini, dengan anggaran yang dialokasikan setiap bulannya sebesar Rp24 juta. Sumber dana ini diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Blitar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa subsidi listrik merupakan langkah strategis untuk meringankan beban operasional pedagang. Dengan adanya subsidi ini, diharapkan retribusi yang dibayarkan oleh para pedagang tidak mengalami peningkatan, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam melakukan perputaran modal usaha. Hal ini sangat penting untuk memastikan daya saing dan keberlangsungan usaha kecil di pasar tradisional.

Biaya listrik di pasar menjadi salah satu isu yang perlu dihadapi, mengingat operasional pasar yang hampir berlangsung selama 24 jam. Dari penerangan lapak, area parkir, hingga kebutuhan kebersihan dan keamanan yang harus dipastikan juga aktif pada malam hari, semua memerlukan pasokan listrik yang cukup besar. Dengan adanya anggaran ini, Pemkot berharap dapat menjaga kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang di pasar.

Parminto menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi penggunaan listrik di masing-masing pasar agar pemakaian lebih efisien di masa mendatang. Upaya penghematan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anggaran operasional pasar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blitar secara keseluruhan.