Sabtu, 03 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Menteri Zulkifli Hasan: Gaji Manajer Koperasi Desa Mengandalkan APBN

Menteri Zulkifli Hasan: Gaji Manajer Koperasi Desa Mengandalkan APBN

Menteri Zulkifli Hasan: Gaji Manajer Koperasi Desa Mengandalkan APBN
Poin Penting:
  • Gaji manajer Koperasi Desa bersumber dari APBN via PT Agrinas Pangan.
  • Manajer koperasi akan berstatus pegawai kontrak selama dua tahun dengan gaji bervariasi.
  • Pemerintah menyesuaikan gaji dengan UMK setempat untuk kesejahteraan para manajer.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa anggaran untuk gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam paparannya di hadapan media, Zulkifli menjelaskan bahwa anggaran tersebut bakal disalurkan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), untuk memberikan pendapatan kepada para manajer koperasi desa yang berperan penting dalam mengelola usaha lokal.

Manajer KDKMP akan berstatus sebagai pegawai kontrak berdasarkan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang berlangsung selama dua tahun. Besaran pendapatan yang diterima dapat bervariasi antara Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta, tergantung pada daerah penugasan masing-masing manajer. Zulkifli menekankan bahwa penentuan gaji ini turut mempertimbangkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengelola koperasi tersebut.

Lebih lanjut, Menteri Zulkifli memastikan bahwa jumlah gaji yang disebutkan mencakup total penghasilan, termasuk semua tunjangan yang berhak diterima manajer KDKMP. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para anggota yang bertugas di pengelolaan koperasi desa, yang memiliki peran krusial dalam mendukung perekonomian lokal.

Di samping itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Agrinas Pangan, Zulkifli juga menyatakan bahwa hal tersebut memang bisa dilakukan. Ke depannya, diharapkan dengan adanya dukungan ini, koperasi desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Blitar.