Selasa, 15 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Pasar Pahing Kota Blitar Rampung 100 Persen, Namun Serah Terima Masih Menunggu Proses Finalisasi

Pasar Pahing Kota Blitar Rampung 100 Persen, Namun Serah Terima Masih Menunggu Proses Finalisasi

Pasar Pahing Kota Blitar Rampung 100 Persen, Namun Serah Terima Masih Menunggu Proses Finalisasi
Poin Penting:
  • Pembangunan Pasar Pahing Kota Blitar telah mencapai progres 100 persen.
  • Proses serah terima masih tergantung pada pengecekan finalisasi oleh Disperindag.
  • Batas waktu penyelesaian administrasi merujuk pada kontrak kerja hingga 23 September.

Pembangunan Pasar Pahing di Kota Blitar telah mencapai tahap akhir dengan progres 100 persen. Meskipun struktur dan fasilitas pasar sudah sepenuhnya selesai, masyarakat dan pedagang masih harus bersabar karena proses serah terima dari pihak kontraktor kepada pemerintah daerah belum dapat dilakukan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menegaskan pentingnya pengecekan finalisasi untuk memastikan bahwa semua aspek dari pembangunan sesuai dengan standar dan harapan yang ditetapkan.

Proses ini bertujuan untuk mengevaluasi keseluruhan bangunan sebelum resmi diserahkan kepada pengelola pasar. "Kami masih memerlukan waktu untuk melakukan pengecekan akhir agar tidak ada bagian dari proyek yang masih memerlukan perbaikan atau pengerjaan ulang," tambahnya. Hal ini menjadi langkah yang esensial dalam rangka menjaga kualitas dan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung Pasar Pahing.

Meskipun pembangunan sudah sepenuhnya rampung, dari sisi administratif, proyek ini belum bisa dinyatakan selesai. Disperindag Kota Blitar tetap berpegang pada kontrak kerja yang menyebutkan batas waktu penyelesaian hingga 23 September, dan saat ini fokus pada tahapan pemeriksaan menyeluruh. Regularisasi dan pengujian ini sangat penting untuk kelancaran beroperasinya pasar, yang diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat Blitar.

Berbeda dengan kondisi Pasar Pahing, pembangunan Pasar Legi masih mengalami kemajuan yang lebih lambat, yang menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan infrastruktur pasar di Kota Blitar.