Kamis, 24 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Panduan Lengkap Ternak Ikan Discus: Dari Penjodohan Hingga Perawatan Anakan

Panduan Lengkap Ternak Ikan Discus: Dari Penjodohan Hingga Perawatan Anakan

Panduan Lengkap Ternak Ikan Discus: Dari Penjodohan Hingga Perawatan Anakan
Poin Penting:
  • Ikan discus dapat dibudidayakan dengan mulai dari penjodohan indukan yang tepat.
  • Pengamatan perilaku ikan sangat penting dalam menentukan pasangan yang cocok.
  • Perawatan anakan setelah menetas memerlukan perhatian khusus untuk memastikan kelangsungan hidupnya.

KEDIRI - Bagi para pecinta ikan hias di Blitar, ternak ikan discus bisa menjadi alternatif yang menarik. Eko Santoso FR Diskus, seorang pengusaha ikan penghias yang beroperasi di Desa Ngayang, Kecamatan Ngurah, Kabupaten Kediri, membagikan pengalamannya dalam membiakkan ikan discus. Proses ini dimulai dari awal yang tak terduga, saat ia menerima 14 ekor ikan discus dari seorang teman, jauh lebih banyak dari yang ia perkirakan.

Eko awalnya bermaksud untuk mendapatkan satu pasang, namun dengan jumlah total 14 ekor berukuran 4–4,5 inci, ia harus berpikir kreatif untuk merawat dan memelihara ikan-ikan tersebut. Setelah bereksperimen dengan beberapa tempat, Eko memutuskan untuk menggunakan akuarium berukuran sekitar 1 meter sebagai tempat observasi. Dari pengamatannya, ia mencoba menemukan pasangan ikan yang cocok untuk dijodohkan.

Setelah berjam-jam memantau perilaku ikan, Eko menemukan beberapa pasangan yang menunjukkan kedekatan. Bagi para peternak pemula, disarankan untuk menjodohkan ikan discus yang sudah berusia sekitar satu tahun. Sebuah tangki berukuran 1 x 50 x 50 sentimeter direkomendasikan untuk proses pengamatan ini. Ketika pasangan ikan menunjukan kecocokan, maka mereka siap untuk dipindah ke tangki penetasan atau breeding.

Di farm miliknya, Eko menggunakan tangki breeding berukuran 45 sentimeter persegi, dilengkapi dengan tempat menempelkan telur menggunakan cone atau paralon. Proses ini adalah langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa anakan ikan discus bisa dirawat dengan baik hingga mereka bisa makan sendiri, sehingga peternak dapat merasakan kepuasan dari proses pembiakan yang berhasil ini.