- Pelita Indah dikenal sebagai 'Si Kulkas Biru' yang akrab di kalangan masyarakat Trenggalek.
- Perusahaan ini mengalami masa kejayaan dengan penguasaan armada dan trayek, namun mengalami tantangan finansial yang berarti.
- Kisah Pelita Indah mencerminkan pentingnya adaptasi dalam bisnis transportasi di tengah perubahan zaman.
Di tengah ketatnya persaingan angkutan umum di jalur Surabaya-Trenggalek, keberadaan PO Pelita Indah, yang akrab dijuluki 'Si Kulkas Biru', menjadikannya salah satu perusahaan otobus yang patut dicontoh. Didirikan oleh Hartanto Banji pada tahun 1980-an, Pelita Indah telah melalui perjalanan panjang dan mengubah wajah transportasi di wilayah ini. Dengan ciri khas livery berwarna biru dan merah yang mencolok, perusahaan ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi sosok tangguh dalam bisnis transportasi, bersaing langsung dengan raksasa seperti PO Harapan Jaya dan PO Sri Lestari sebelumnya.
Pada puncak kejayaannya, Pelita Indah berhasil merebut perhatian seluruh penumpang di jalur Surabaya-Trenggalek, bahkan memperoleh julukan 'raja akuisisi' setelah berhasil mengambil alih armada dan trayek dari PO Sri Lestari. Kesuksesan ini mendorong perusahaan untuk terus memperluas jangkauannya, termasuk akuisisi armada non-AC dari PO Pira untuk memperkuat layanan kepada masyarakat. Namun, enam dekade berlalu, perjalanan Pelita Indah menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan.
Masalah manajemen dan keuangan yang melanda perusahaan menjadi faktor utama yang mengganggu peremajaan armada. Kondisi tersebut membuat beberapa armada terpaksa ditarik oleh pihak bank, dan sejumlah trayek yang sebelumnya dikelola oleh Pelita Indah kini dialihkan kepada perusahaan lain, seperti Bagong dari Malang. Meskipun demikian, Pelita Indah tetap menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Trenggalek, dan kisah perjalanan ini patut dicermati oleh generasi muda agar memahami heritage transportasi di wilayahnya.
Sebagai warisan lokal yang telah berjuang dalam panorama transportasi, kisah Pelita Indah adalah bukti nyata bahwa di balik setiap tantangan tersimpan kesempatan untuk belajar dan beradaptasi. Dengan dukungan masyarakat dan upaya yang maksimal, ada harapan bagi Pelita Indah untuk bangkit kembali dan melanjutkan layanan terbaik bagi penumpang di jalur Surabaya-Trenggalek.