- Weton Jawa menggabungkan hari lahir dan pasaran untuk menggali karakter dan potensi rezeki.
- Perhitungan weton memberikan wawasan mengenai kesehatan, karier, dan kecocokan pasangan.
- Walaupun bermanfaat, hasil perhitungan weton tetap dalam ranah kepercayaan dan tidak dapat dianggap sebagai kepastian ilmiah.
JAKARTA - Tradisi weton Jawa telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam budaya masyarakat, termasuk di Blitar, yang merupakan kawasan kaya akan adat istiadat. Dalam kelas metafisika yang diselenggarakan oleh Javanica, perbincangan mengenai weton tidak hanya melibatkan hari kelahiran, namun juga mengupas karakter individu, analisis rezeki, serta kecocokan jodoh, yang semuanya merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Blitar.
Perhitungan weton melibatkan kombinasi tujuh hari dalam satu pekan—Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu—dikombinasikan dengan lima pasaran, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Setiap kombinasi menghasilkan angka weton yang dipakai sebagai dasar untuk menyelidiki potensi karakter dan banyak aspek kehidupan. Dalam penyampaian yang interaktif, peserta diajak melihat langsung bagaimana angka-angka ini terhubung dengan tradisi primbon yang telah menjadi warisan budaya.
Video pembelajaran tersebut mengungkapkan bahwa weton lebih dari sekadar penanda hari lahir. Ia berfungsi sebagai instrumen untuk meramalkan rezeki, kesehatan, karier, bahkan kecenderungan akan lokasi usaha yang cocok. Masyarakat Blitar dapat memanfaatkan informasi ini sebagai gambaran secara umum, meski tetap harus disadari bahwa hasil perhitungan tidak bersifat mutlak dan masih dalam ranah kepercayaan.
Contohnya, dalam kelas tersebut, Sabtu Pahing muncul sebagai kombinasi dengan nilai tertinggi, yaitu angka 18, sedangkan Selasa Wage mencatat nilai terendah. Angka ini kemudian diklasifikasikan lebih lanjut untuk menjelaskan kategori seperti Sri, Rezeki, Gedong, Loro, dan Pati, memberikan gambaran yang lebih jelas bagi masyarakat tentang bagaimana weton dapat memandu mereka dalam menjalani hidup.