- Candi Penataran dikenal dengan nama asli Candi Palah, peninggalan penting dari Kerajaan Kediri.
- Kompleks candi memiliki nilai arsitektur yang tinggi dan menyimpan berbagai relief bersejarah.
- Area candi terbagi menjadi tiga bagian yang menunjukkan fungsi berbeda dalam kegiatan keagamaan.
BLITAR – Terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Candi Penataran merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Jawa Timur dan lebih dikenal luas dengan nama tersebut. Namun, tahukah Anda bahwa nama asli dari situs bersejarah ini adalah Candi Palah? Peninggalan dari Kerajaan Kediri ini tidak hanya menjadi lambang sejarah, tetapi juga kebanggaan komunitas lokal, menggambarkan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki masyarakat Blitar.
Sebagai destinasi wisata sejarah, Candi Penataran menawarkan keragaman bangunan yang memukau, mulai dari gerbang masuk hingga arca-arca yang artistik dan candi utama yang dihiasi relief menggambarkan kisah epik Ramayana. Keberadaan kompleks yang menyerupai tata ruang bersejarah ini mencerminkan fungsi tempat dalam kegiatan keagamaan pada masa lampau dengan pembagian area yang jelas menjadi halaman depan, tengah, dan belakang.
Di halaman depan kompleks candi, terdapat dua arca Dwarapala, yang dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai Rejo Pentung, berfungsi sebagai penjaga yang melindungi situs dari gangguan. Selain itu, sisa gerbang yang terbuat dari batu bata serta Bale Agung, Pendopo Teras, dan Candi Angka Tahun turut menambah keunikan kawasan ini. Para pengunjung tidak hanya disuguhkan keindahan arsitektur, tetapi juga pengalaman mendalami sejarah dan tradisi agama Hindu yang pernah berkembang di Jawa Timur.
Keberadaan Candi Penataran atau Candi Palah ini patut dilestarikan sebagai warisan budaya Indonesia yang tidak ternilai. Dengan peninggalan yang kaya sejarah ini, masyarakat setempat diharapkan dapat menjaga dan merawat situs bersejarah ini agar generasi mendatang dapat mengetahui dan merasakan kebanggaan akan sejarah dan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Blitar.