Jumat, 16 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Mencari Saham Potensial 2026: Panduan Menemukan Investasi Cerdas bagi Masyarakat Blitar

Mencari Saham Potensial 2026: Panduan Menemukan Investasi Cerdas bagi Masyarakat Blitar

Mencari Saham Potensial 2026: Panduan Menemukan Investasi Cerdas bagi Masyarakat Blitar
Poin Penting:
  • Memahami valuasi perusahaan adalah kunci untuk menemukan saham potensial.
  • Saham yang murah tidak selalu menjadi pilihan baik tanpa analisis mendalam.
  • Perangkat penyaring saham dapat mempermudah investor dalam memilih investasi yang tepat.

JAKARTA - Dalam dunia investasi, menemukan saham yang memiliki potensi besar di tahun 2026 bukanlah sekadar melihat harga yang mengalami penurunan atau mengikuti arahan pasar yang ada. Yang lebih penting adalah pemahaman mendalam tentang valuasi perusahaan, kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, serta cara perusahaan tersebut membagikan dividen dan prospek bisnisnya untuk jangka panjang. Dodi, seorang pakar investasi, membagikan berbagai pendekatan yang bisa digunakan investor untuk menyaring saham yang berpotensi memberikan keuntungan, termasuk dividen dan capital gain.

Bagi warga Blitar yang menginginkan pendapatan rutin, pertimbangan terhadap saham-saham yang membagi dividen bisa menjadi pilihan menarik. Di sisi lain, bagi mereka yang lebih fokus pada pertumbuhan nilai investasi, ada baiknya untuk mencari saham yang diperdagangkan di bawah nilai wajar. Namun, perlu diingat bahwa kedua strategi ini membutuhkan analisis yang cermat. Saham yang harganya murah belum tentu merupakan pilihan baik jika kinerja perusahaan menurun atau prospek bisnisnya tidak menjanjikan.

Dodi menjelaskan bahwa investor bisa menggunakan perangkat penyaring saham untuk mempersempit pilihan sebelum melakukan analisis lebih mendalam. Dalam video yang dipresentasikannya, ia menunjukkan beberapa alat seperti InvestingPro, ProPicks AI, dan WarrenAI yang bisa membantu investor dalam proses ini. Salah satu pendekatan pertama yang ia sarankan adalah mencari saham dengan valuasi rendah dibandingkan nilai wajarnya; alat penyaring saham dapat membantu menemukan perusahaan-perusahaan yang mungkin diperdagangkan di bawah estimasi nilai intrinsiknya.

Dodi juga menyoroti sejumlah saham menarik yang ditemukan melalui proses penyaringan ini, tetapi menekankan bahwa hasilnya sebaiknya dipandang sebagai titik awal penelitian, bukan sebagai rekomendasi langsung untuk membeli. Investor tetap perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap alasan di balik valuasi murah tersebut. Harga saham yang rendah bisa jadi disebabkan karena pasar belum mengenali potensi perusahaan, tetapi juga bisa mencerminkan adanya masalah fundamental. Selain itu, investor dapat memanfaatkan strategi penyaringan berbasis kecerdasan buatan melalui ProPicks AI yang dapat secara efisien mengidentifikasi saham berdasarkan kriteria tertentu.