- Kabar mengenai pendaftaran BLT Kesra 2026 adalah hoaks.
- Masyarakat diingatkan untuk tidak mengklik tautan yang tidak jelas yang mengatasnamakan pendaftaran bantuan sosial.
- BLT Kesra adalah program bantuan yang berbeda dari PKH dan BPNT, menyasar KPM dengan pendapatan rendah.
Informasi mengenai bantuan langsung tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) untuk tahun 2026 telah beredar luas di media sosial, menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat, khususnya bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Namun, setelah melalui penelusuran dan klarifikasi yang didapatkan melalui berbagai saluran informasi, dapat dipastikan bahwa kabar tersebut adalah salah dan mengandung unsur hoaks. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terkait tautan-tautan yang mengklaim sebagai pendaftaran bantuan sosial, yang berpotensi menjadi modus penipuan untuk mencuri data pribadi.
Dalam sebuah video penjelasan, dikatakan bahwa banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mencari tahu mengenai BLT Kesra setelah melihat unggahan di berbagai platform media sosial. Beberapa informasi tersebut menyertakan tautan yang seolah-olah menawarkan pendaftaran bantuan, padahal kenyataannya tidak demikian. Bagi masyarakat Blitar yang tergabung dalam kelompok berpendapatan rendah, perlu dicatat bahwa ini adalah informasi palsu yang perlu diwaspadai.
Sebagai tambahan informasi, BLT Kesra merupakan program bantuan yang diusulkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari langkah-langkah stimulus ekonomi nasional. Program ini memiliki karakteristik yang berbeda dari bantuan sosial reguler, seperti PKH dan BPNT, dan difokuskan kepada KPM yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Besaran bantuan yang pernah dibahas mencapai Rp900.000, yang direncanakan akan dicairkan pada tahun 2025, dengan dua skema penyaluran, yakni melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih dan Kantor Pos Indonesia. Laporan menunjukkan bahwa penyaluran BLT Kesra ini diperkirakan akan berakhir pada Desember 2025, sehingga penting bagi masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari sumber yang tepercaya.