Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Mangga: Buah Manis yang Perlu Diperhatikan Konsumsinya untuk Kesehatan

Mangga: Buah Manis yang Perlu Diperhatikan Konsumsinya untuk Kesehatan

Mangga: Buah Manis yang Perlu Diperhatikan Konsumsinya untuk Kesehatan
Poin Penting:
  • Mangga kaya akan nutrisi tetapi harus dikonsumsi dengan bijak untuk mencegah kenaikan berat badan.
  • Tingkat kematangan mangga mempengaruhi kadar gula dan asupan kalori.
  • Penderita diabetes tidak perlu menghindari mangga sepenuhnya, tetapi harus selektif dalam memilih jenisnya.

Dalam masyarakat kita, mangga adalah salah satu buah favorit yang banyak dihasilkan oleh petani lokal. Buah ini kaya akan manfaat kesehatan, mengandung berbagai nutrisi seperti antioksidan, vitamin, serta serat yang diperlukan tubuh. Meskipun begitu, mangga juga memiliki kelemahan jika dikonsumsi secara berlebihan. Dr. Samuel, seorang dokter spesialis gizi, menjelaskan pentingnya memerhatikan tingkat kematangan dan jumlah konsumsi mangga, terutama bagi individu yang berusaha menjaga berat badan atau memiliki kemungkinan menderita diabetes.

Mangga yang sering dijumpai di pasar tradisional kita ini memiliki cita rasa yang bervariasi, mulai dari manis hingga asam, dan dapat dinikmati langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan, seperti jus dan rujak. Namun, perlu dicatat bahwa mangga yang terlalu matang mengandung kadar gula yang tinggi, yang bisa berkontribusi terhadap kenaikan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Dr. Samuel menekankan bahwa meskipun mangga adalah sumber kalori, mengonsumsi buah ini tanpa mengimbanginya dengan makanan lain, seperti nasi, juga dapat menyebabkan asupan kalori yang berlebihan.

Dalam tayangan tersebut, Dr. Samuel juga mengupas tentang tingginya kadar gula pada mangga yang sangat matang dibandingkan dengan mangga muda yang memiliki kandungan gula lebih rendah. Ini menjadi elemen penting bagi mereka yang perlu hati-hati dengan asupan gula, terutama bagi penderita diabetes. Penderita diabetes tidak perlu sepenuhnya menghindari mangga, tetapi harus cermat dalam memilih jenis dan kematangan buah yang dikonsumsi.

Terakhir, ada juga anggapan di masyarakat bahwa mangga dapat menyebabkan alergi. Menurut Dr. Samuel, reaksi alergi ini lebih banyak disebabkan oleh getah mangga daripada buahnya itu sendiri. Oleh karena itu, sangat disarankan agar mangga dikupas dengan bersih agar terhindar dari masalah yang ditimbulkan oleh getah tersebut. Dengan pemahaman ini, masyarakat Blitar dapat menikmati mangga dengan lebih bijak, memperhatikan kesehatan sambil tetap menghargai hasil bumi lokal kita.