- Megawati Soekarnoputri meresmikan renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar.
- Penyerahan bibit pohon Pule, alpukat, dan sukun merupakan bagian dari gerakan tanam pohon untuk ketahanan pangan.
- Bibit pohon Pule memiliki makna simbolis untuk pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Dalam sebuah acara yang penuh makna, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri meresmikan renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar. Acara ini tidak hanya sekadar peresmian bangunan bersejarah, tetapi juga merupakan momentum penting dalam upaya pelestarian alam dan ketahanan pangan di Indonesia. Megawati kemudian menyerahkan tiga jenis bibit pohon sebagai simbol gerakan menanam pohon yang telah digalakkan sejak tahun 2021.
Tiga bibit pohon yang diserahkan oleh Megawati terdiri dari bibit pohon Pule, yang diserahkan kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, bibit pohon alpukat untuk DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, dan bibit pohon sukun untuk DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Deni Wicaksono, Sekretaris DPD PDI Perjuangan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Megawati untuk terus berkomitmen terhadap pelestarian alam serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Bibit pohon Pule yang diserahkan mengandung makna khusus, di mana dalam bahasa Jawa, "Puleh" berarti "Pulih". Guna menekankan harapan Megawati agar melalui pohon ini, masyarakat Jawa Timur dan bangsa Indonesia dapat pulih dan sehat di tengah tantangan ekonomi saat ini. Deni menambahkan bahwa gerakan tanam pohon sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi telah dijalankan melalui berbagai kegiatan, termasuk musyawarah cabang dan pelantikan pimpinan anak cabang.
Penyerahan bibit pohon ini diharapkan tidak hanya sebatas simbolis, tetapi juga akan menjadi bagian integral dari upaya kolektif masyarakat Blitar untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, perjuangan dalam melestarikan alam juga akan menjadi langkah nyata dalam menghadapi isu-isu yang ada saat ini.