- KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar, menyebabkan kepanikan di kalangan penumpang.
- Dugaan tidak adanya sekoci di kapal memperburuk situasi evakuasi.
- Salah seorang penumpang mengapung di laut selama satu jam sebelum mendapat pertolongan.
Pada Minggu (2/8), insiden kebakaran melanda KMP Mutiara Sentosa 2 saat berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa ini mengejutkan ratusan penumpang yang berada di dalam kapal yang menghubungkan Surabaya dan Makassar. Sebuah kebakaran yang diduga berasal dari muatan kendaraan yang membawa bahan mudah terbakar menyebabkan kepanikan di antara penumpang, memicu mereka untuk berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang melalap kapal dengan cepat.
Di tengah suasana yang mencekam, penumpang berkumpul di dek depan, dilengkapi dengan jaket pelampung, bereaksi terhadap asap hitam pekat yang menyelimuti kapal. Di saat yang sama, dugaan bahwa kapal tidak dilengkapi dengan sekoci atau perahu penyelamat menjadi salah satu sorotan utama. Hal ini menambah ketidakpastian bagi penumpang, di mana beberapa dari mereka memilih untuk nekat melompat ke laut menunggu pertolongan dari kapal-kapal lain yang melintas.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan situasi dramatis dengan kobaran api di salah satu sisi lambung kapal, semakin mengecilkan ruang gerak penumpang. Saksi mata melaporkan bahwa mereka tidak mendengar suara alarm bahaya, dan informasi mengenai kebakaran hanya disampaikan oleh awak kapal yang meminta penumpang berkumpul di bagian depan. Waktu berlalu, dan ketika api semakin meluas, penumpang akhirnya diinstruksikan untuk melompat ke laut sebagai langkah darurat.
Salah satu penumpang mengungkapkan pengalaman menyedihkannya, dimana ia harus mengapung di laut selama lebih dari satu jam sebelum mampu dievakuasi oleh kapal penyelamat. Insiden ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan terkait keselamatan penumpang, serta kesiapan kapal dalam menghadapi situasi darurat di laut.