- Pie Nanas Blitar lahir dari kreativitas pasangan Khubil Maal dan Fitri Maulana di tengah pandemi.
- Pasangan ini bertransformasi dari usaha toko oleh-oleh yang terhenti menjadi produsen kue lokal yang dikenal.
- Mengangkat potensi nanas Blitar sebagai bahan baku utama, Pie Nanas Blitar sukses menarik perhatian wisatawan.
Di tengah tantangan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, Pie Nanas Blitar berhasil muncul sebagai salah satu oleh-oleh khas yang tak hanya menggoda selera, tetapi juga menyimpan kisah perjuangan dan kreativitas dari pasangan suami istri, Khubil Maal dan Fitri Maulana. Ketika sektor pariwisata sokongan utama usaha mereka terhenti, pasangan ini tidak menyerah dan justru menemukan momen kebangkitan yang membawanya menuju kesuksesan baru.
Sebelumnya, Khubil Maal mengelola usaha toko oleh-oleh yang menargetkan wisatawan yang berkunjung ke Blitar. Setelah enam tahun bekerja di dunia pariwisata di Kota Batu, ia dan Fitri memutuskan untuk merintis usaha di kampung halaman mereka. Namun, saat pandemi melanda, semua harapan harus dipaksa untuk terhenti karena pembatasan sosial yang ketat melumpuhkan sektor ini secara total. Kondisi tersebut membuat mereka merasakan tekanan yang luar biasa, saat dimana toko mereka terpaksa ditutup dan bisnis yang telah dibangun seolah hancur dalam sekejap.
Dalam keterpurukan itu, Fitri Maulana menemukan jalan keluar melalui hobinya membuat kue. Dengan peralatan yang sederhana, ia mulai bereksperimen membuat pie susu. Ketika hasil kreasinya diposting di media sosial, reaksi positif dari teman dan kerabat mendorong mereka untuk serius kembali berkecimpung dalam dunia kuliner. Dengan dukungan Khubil yang memanfaatkan keahlian pemasaran, permintaan akan produk kue mereka perlahan mulai membaik. Melihat potensi yang ada di daerah mereka, pasangan ini kemudian terinspirasi untuk mengangkat nanas, salah satu komoditas unggulan Blitar, sebagai bahan utama dalam produk baru mereka.
Setelah serangkaian percobaan, Pie Nanas Blitar pun lahir dan dengan cepat menarik perhatian pelanggan. Kombinasi rasa yang unik dan cita rasa lokal membuat produk ini semakin digemari, baik oleh penduduk lokal maupun wisatawan. Kini, Pie Nanas Blitar bukan hanya sekadar kue, tetapi juga simbol ketahanan dan keberanian pasangan Khubil dan Fitri dalam menghadapi tantangan, serta kekuatan komunitas lokal dalam mendukung kewirausahaan di masa sulit.