Jumat, 26 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Kharis, Peternak Ikan Koi Blitar yang Berhasil Menghadapi Tantangan Sejak 2008

Kharis, Peternak Ikan Koi Blitar yang Berhasil Menghadapi Tantangan Sejak 2008

Kharis, Peternak Ikan Koi Blitar yang Berhasil Menghadapi Tantangan Sejak 2008
Poin Penting:
  • Kharis telah membangun usaha budidaya ikan koi di Blitar sejak tahun 2008.
  • Ia mengatasi tantangan modal dan sempat berencana menjadi TKI sebelum mendapatkan dukungan teman.
  • Penggunaan kolam tanah meningkatkan kualitas dan pertumbuhan ikan koi yang dihasilkan.

Di tengah tantangan yang dihadapi oleh industri perikanan, bisnis ikan koi di Blitar menunjukkan daya tarik dan pertumbuhan yang signifikan. Salah satu tokoh yang berhasil bertahan dan mengembangkan usaha ini adalah Kharis, peternak ikan koi asal Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Sejak memulai bisnisnya pada tahun 2008, Kharis telah membuktikan bahwa dengan ketekunan dan semangat tidak menyerah, impian untuk sukses dalam usaha perikanan bisa terwujud.

Kisah perjalanan Kharis sebagai peternak ikan koi tidaklah mulus. Ia pernah mengalami masa-masa sulit di mana modal usaha menipis, bahkan sempat berencana untuk meninggalkan sektor ini dan menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). Namun, semangatnya untuk tidak menyerah membawanya kembali ke jalur yang benar setelah mendapatkan dukungan dari seorang teman. Klantar baru ini menjadi titik balik yang membangkitkan semangatnya untuk terus berkarya dalam dunia budidaya ikan koi, yang kini dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia.

Awal mula minat Kharis dalam membudidayakan ikan koi berlanjut dari hobi yang diturunkan dari kakaknya. Dari aktifitas awal yang sekadar coba-coba, Kharis menemukan potensi ekonomi yang menjanjikan. Sebelum memfokuskan diri pada usaha peternakan koi, ia pernah menjalani berbagai pekerjaan, seperti buruh bangunan dan petani, demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Walaupun perjalanan usahanya dipenuhi oleh tantangan, Kharis memilih untuk menikmati setiap proses dan merangkul rasa syukur atas setiap pencapaian yang diraih.

Salah satu prinsip utama Kharis dalam budidaya ikan koi adalah penggunaan kolam tanah atau kolam lumpur. Ia menilai metode ini memberikan pertumbuhan yang lebih cepat dan kualitas ikan yang lebih baik dibandingkan dengan kolam beton. Dengan penerapan metode tersebut, Kharis berhasil menghasilkan ribuan ikan koi yang kini telah menemukan rumah di seluruh penjuru Indonesia, membuktikan bahwa ketekunan dan ketelitian dalam usaha dapat membuahkan hasil yang memuaskan.