- RSUD Mardi Waluyo Blitar memiliki stok oksigen yang aman dan terjamin untuk pelayanan pasien.
- Rata-rata penggunaan oksigen mencapai 15.000 meter kubik setiap bulan, stabil dibanding tahun sebelumnya.
- RSUD juga menyiapkan tangki cadangan sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan oksigen.
RSUD Mardi Waluyo Blitar, sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Blitar, memastikan bahwa stok oksigen saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan pelayanan medis pasien. Data terbaru menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan oksigen rumah sakit ini mencapai sekitar 15.000 meter kubik setiap bulannya. Angka ini menunjukkan kestabilan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan oksigen.
Dalam upaya preventif, RSUD Mardi Waluyo juga telah menyediakan tangki cadangan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan oksigen, mengingat peran vital oksigen dalam penyelamatan nyawa pasien. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Mardi Waluyo, Bernard Theodore Ratulangi, menjelaskan bahwa pengelolaan stok oksigen dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan tetap mencukupi dan dapat diandalkan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit untuk selalu memprioritaskan pelayanan kepada pasien.
Bernard menegaskan bahwa kebutuhan akan oksigen merupakan salah satu prioritas utama dalam layanan kesehatan di RSUD Mardi Waluyo. Dengan adanya pengelolaan yang baik dan antisipasi yang matang, rumah sakit ini bertekad untuk terus menawarkan standar pelayanan terbaik kepada masyarakat Blitar, sehingga pasien dapat merasa tenang dan aman saat menjalani perawatan. Upaya ini mencerminkan dedikasi RSUD Mardi Waluyo dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah tantangan yang ada.