- Satu jemaah haji asal Blitar tertahan di Arab Saudi karena masalah kesehatan.
- Rombongan jemaah haji Kloter 106 tiba di Indonesia dengan total 379 jemaah.
- Kondisi kesehatan jemaah secara umum dalam keadaan baik, meskipun ada beberapa yang mengalami batuk.
Rombongan jemaah haji asal Blitar yang tergabung dalam Kloter 106 akhirnya tiba di Tanah Air pada hari Minggu, 28 Juni. Meskipun sebagian besar jemaah telah berhasil kembali, satu anggota rombongan, Dahlan Jari, warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, masih harus tetap berada di Arab Saudi untuk mendapatkan perawatan kesehatan lebih lanjut.
Kondisi kesehatan Dahlan Jari menjadi perhatian serius setelah petugas kesehatan di Tanah Suci mendapati bahwa saturasi oksigennya hanya mencapai 85 persen. Angka ini sangat jauh di bawah standar kesehatan yang diperlukan untuk melakukan perjalanan udara. Pembimbing ibadah Kloter 106, Habib Mustofa, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap kondisi Dahlan akan terus dilakukan oleh petugas kesehatan di Arab Saudi hingga ia dinyatakan layak untuk terbang kembali ke Indonesia.
Pesawat yang membawa jemaah haji asal Kota dan Kabupaten Blitar mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada pukul 16.55 WIB. Setelah tiba, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari 379 jemaah dalam Kloter 106, sebanyak 161 diantaranya berasal dari Kota Blitar dan 114 dari Kabupaten Blitar. Jumlah awal jemaah dari Kota Blitar adalah 162, namun satu di antaranya meninggal dunia selama ibadah haji.
Diharapkan, setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan jika saturasi oksigen Dahlan Jari membaik di atas 90 persen, ia akan dipulangkan menggunakan mekanisme perpindahan kloter atau tanazul. Secara umum, kondisi kesehatan jemaah yang tiba dalam rombongan ini dilaporkan baik, meskipun beberapa di antaranya sebelumnya mengalami batuk selama berada di Arab Saudi.