Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Kepedulian Masyarakat Blitar Terhadap Korban Bencana NTT: Bantuan Logistik Senilai Rp 300 Juta Dikirimkan

Kepedulian Masyarakat Blitar Terhadap Korban Bencana NTT: Bantuan Logistik Senilai Rp 300 Juta Dikirimkan

Kepedulian Masyarakat Blitar Terhadap Korban Bencana NTT: Bantuan Logistik Senilai Rp 300 Juta Dikirimkan
Poin Penting:
  • Pemkab Blitar bersama pengusaha lokal menyalurkan bantuan logistik senilai Rp 300 juta untuk korban bencana di NTT.
  • Bantuan mencakup bahan pangan siap saji yang mendukung gizi pengungsi, termasuk sambal pecel khas Blitar.
  • Bupati Blitar mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam menggalang bantuan di tengah situasi sulit.

Blitar – Rasa kepedulian yang mendalam terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Blitar. Dalam aksi solidaritas yang patut dicontoh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai asosiasi pengusaha telah menyiapkan bantuan logistik darurat senilai kurang lebih Rp 300 juta untuk warga yang terdampak oleh bencana alam gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasan bantuan ini dilaksanakan secara resmi dari Kanigoro menuju posko penampungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, sebelum akhirnya dikirimkan ke daerah terdampak di Flores, NTT. Bupati Blitar, Rijanto, pun memberikan apresiasinya kepada berbagai elemen masyarakat, pengusaha lokal, dan koperasi yang bahu-membahu mengumpulkan bahan pokok untuk membantu meringankan beban para pengungsi dalam situasi yang sangat sulit ini.

“Bantuan ini dikumpulkan secara spontan dari pengusaha peternak, penggilingan padi, hingga produsen gula dan susu di Kabupaten Blitar. Total nilai nominal bantuan ini mencapai sekitar Rp 300 juta, dan seluruh logistik akan disalurkan melalui BPBD Jatim ke NTT,” ungkap Rijanto saat diwawancarai usai acara pelepasan bantuan pada Selasa, 25 Agustus.

Logistik yang dikirimkan berfokus pada bahan pangan siap saji dan kebutuhan pokok darurat guna menunjang gizi para pengungsi. Rincian bantuan yang disalurkan mencakup 8.778 kilogram telur ayam, 2,65 ton beras, 2 ton gula pasir, serta 627 dus susu kemasan. Selain itu, juga disertakan sambal pecel khas Blitar sebanyak 356,5 kilogram dan 10 kardus mi instan. Pemilihan sambal pecel juga didasarkan pada kepentingan praktis dan nutrisi, karena aman untuk disimpan dan mudah untuk disajikan di area pengungsian.

Dengan memperhatikan daya tahan telur yang terbatas, Pemkab Blitar berharap distribusi bantuan menggunakan armada BPBD Jatim bisa berjalan cepat agar bantuan sampai tepat waktu ke titik bencana di Flores. Melalui aksi ini, kita melihat bukan hanya solidaritas, tetapi juga kekuatan komunitas Blitar dalam menghadapi tantangan dan memberi dukungan kepada sesama yang membutuhkan.