- Peningkatan jumlah penumpang KA di Daop 7 Madiun selama libur sekolah tercatat mencapai lebih dari 106 ribu orang.
- Puncak arus penumpang terjadi pada 28 Juni 2026 dengan lebih dari 10 ribu penumpang dalam sehari.
- Kereta api menjadi pilihan transportasi yang praktis dan nyaman bagi masyarakat Blitar.
Menyambut libur sekolah 2026, wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang Kereta Api (KA). Data yang diperoleh dari PT KAI Daop 7 Madiun menunjukkan bahwa antara tanggal 19 hingga 30 Juni 2026, jumlah penumpang yang datang tercatat mencapai 106.110 orang, sementara jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 104.317 orang.
Tohari, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, mengungkapkan bahwa puncak arus kedatangan dan keberangkatan terjadi pada Minggu, 28 Juni 2026, dengan lebih dari 10 ribu penumpang dalam satu hari. Kenaikan ini menjadi momentum penting bagi jasa transportasi kereta api, terutama pada momen-momen libur panjang atau libur sekolah, di mana angka penumpang biasanya mengalami lonjakan.
"Kami yakin angka penjualan tiket KA akan terus meningkat seiring dengan berlanjutnya libur sekolah hingga 5 Juli 2026 mendatang," jelas Tohari. Dia juga menambahkan bahwa fasilitas dan pelayanan yang semakin baik turut mendukung kenyamanan masyarakat dalam memilih kereta api sebagai moda transportasi.
Seiring dengan tren ini, salah satu warga Canigoro, Blitar, Nisa, menuturkan bahwa ia memilih kereta api untuk bepergian ke Yogyakarta bersama keluarganya. Menurutnya, perjalanan dengan kereta api lebih praktis dan nyaman, terlebih di masa libur panjang ini. Hal ini menunjukkan bahwa moda transportasi kereta api semakin diandalkan oleh masyarakat Blitar untuk perjalanan jarak jauh.