Rabu, 12 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Kehilangan Sepeda Motor Honda CRF di Kanigoro: Warga Berharap Penanganan Cepat

Kehilangan Sepeda Motor Honda CRF di Kanigoro: Warga Berharap Penanganan Cepat

Kehilangan Sepeda Motor Honda CRF di Kanigoro: Warga Berharap Penanganan Cepat
Poin Penting:
  • Sepeda motor Honda CRF dilaporkan hilang dari tempat kos di Satreyan Kanigoro.
  • Korban menyebarkan informasi kehilangan melalui media sosial untuk mempermudah pencarian.
  • Kapolsek Kanigoro telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan.

Kota Blitar, khususnya daerah Kanigoro, menjadi sorotan setelah laporan hilangnya sebuah sepeda motor Honda CRF yang terjadi di lingkungan kos-kosan Satreyan. Korban, Galuh Elvansa Yoga, seorang warga yang berasal dari Gandusari, melaporkan kehilangan motor bernomor polisi AG 3907 OCC tersebut setelah diparkir di lokasi kos temannya. Kejadian ini terjadi pada malam hari, tepatnya pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, setelah Galuh memastikan motor dalam kondisi terkunci stang sebelum meninggalkannya.

Keesokan harinya, pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, Galuh baru menyadari bahwa sepeda motornya telah hilang. Informasi dari sejumlah saksi di lingkungan kos menyebutkan bahwa motor tersebut masih terlihat terparkir pada pukul 01.20 WIB, namun telah raib pada pukul 06.30 WIB. Dari keterangan korban, diperkirakan pencurian terjadi antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di sekitar lokasi.

Galuh mengaku mengalami kendala dalam penyelidikan, karena rekaman CCTV di area tersebut tidak dapat digunakan akibat kamera yang dalam keadaan mati. Untuk saat ini, ia telah melaporkan insiden ini ke Polsek Kanigoro dan berinisiatif untuk menyebarluaskan informasi kehilangan melalui sosial media demi membantu pencarian motor kesayangannya. Hingga saat ini, sejumlah informasi terkait keberadaan motor yang diduga terlihat di beberapa lokasi seperti Tulungagung, Nglegok, hingga Talun terus mengalir ke telinga Galuh.

Kapolsek Kanigoro, AKP Didik Sugiarto, mengonfirmasi bahwa laporan dari Galuh telah diterima dan pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan unit reskrim untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap tindakan pencurian yang dapat terjadi kapan saja, serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.