Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Kebakaran Hutan Jati di Blitar: 1,5 Hektare Terbakar, Petugas Berhasil Kendalikan Api

Kebakaran Hutan Jati di Blitar: 1,5 Hektare Terbakar, Petugas Berhasil Kendalikan Api

Kebakaran Hutan Jati di Blitar: 1,5 Hektare Terbakar, Petugas Berhasil Kendalikan Api
Poin Penting:
  • Kebakaran hutan di Blitar melanda area seluas 1,5 hektare di Petak 2b RPH Kaulon.
  • Api pertama kali terdeteksi oleh warga sekitar yang melaporkan asap tebal dan titik api.
  • Petugas Perhutani dan Polsek Lodoyo Timur berkoordinasi cepat untuk memadamkan api.

Pada Sabtu malam, 29 Agustus, terjadi kebakaran hutan di kawasan Petak 2b RPH Kaulon BKPH Lodoyo Timur, tepatnya di Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan, Blitar. Peristiwa ini kembali mengingatkan kita akan ancaman kebakaran hutan yang semakin meningkat, terutama di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung. Kebakaran ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 1,5 hektare area hutan jati, dengan proses pemadaman yang dilakukan secara langsung oleh petugas Perhutani.

Api pertama kali terdeteksi pada pukul 18.30 WIB, ketika warga setempat melihat kepulan asap dan titik api di dalam kawasan hutan. Melihat situasi yang mengkhawatirkan, petugas Perhutani segera merespons laporan tersebut dan melakukan pengecekan lokasi. Setelah tiba di lokasi, mereka mendapati bahwa api sudah mulai menghanguskan tumpukan daun jati kering yang ada di bawah tegakan, hal ini mengindikasikan bahwa bahan kering di lantai hutan, akibat musim kemarau, sangat rentan terbakar.

Kondisi ini diperparah dengan embusan angin malam yang membuat api semakin cepat meluas. Untuk mengatasi kebakaran tersebut, petugas Perhutani berkoordinasi dengan Polsek Lodoyo Timur dalam upaya pemadaman. Tim gabungan sangat cepat dikerahkan untuk mencegah api merambat lebih jauh dan mengancam keberadaan tegakan pohon jati yang ada di kawasan tersebut, sehingga upaya ini berhasil dalam mengendalikan situasi sebelum semakin parah.

Kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta upaya preventive dalam mengelola kawasan hutan, terutama pada saat musim kemarau. Diharapkan dengan adanya kesadaran dan tindakan sigap, insiden serupa tidak terulang di masa depan.