- Eliana Trisnawati berhasil mengembangkan Batik Genturan dengan dukungan Bank Mandiri Taspen.
- Bank Mandiri Taspen tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pelatihan dan akses pasar untuk UMKM.
- Memulai usaha di usia matang memberi keuntungan dalam hal pengalaman dan perencanaan.
BLITAR - Usia bukanlah halangan untuk meniti kesuksesan dalam dunia usaha. Fakta ini dibuktikan oleh Eliana Trisnawati, pemilik rumah produksi Batik Genturan, yang berlokasi di Warung Kondang, Cianjur, Jawa Barat. Melalui dukungan Bank Mandiri Taspen, Eliana mengubah hobi menjadi usaha yang berkelanjutan, menunjukkan bahwa kemitraan dengan lembaga keuangan bisa sangat menguntungkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bank Mandiri Taspen tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga menawarkan pendampingan bisnis yang komprehensif kepada Eliana. Melalui program ini, ia mendapatkan pelatihan manajemen yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan menjalankan usahanya secara efektif. Selain itu, akses pasar juga dibuka lebar untuk produk batik yang dihasilkan, sehingga memberi Batik Genturan kesempatan untuk dikenal lebih luas di kalangan masyarakat.
Eliana memulai bisnisnya di usia 40 tahun dengan tekad untuk menghasilkan karya yang bermanfaat. Kebutuhan akan modal kerja semakin penting saat permintaan pasar meningkat, mengarahkannya untuk menjalin kerjasama dengan Bank Mandiri Taspen. Keputusan ini membawa angin segar bagi perkembangan usahanya, di mana fasilitas kredit yang fleksibel dan pelatihan yang relevan membantu peningkatan volume produksi dan penjualan.
Hasil dari kemitraan ini telah melampaui ekspektasi awal Eliana. Ia menyadari bahwa menjalankan usaha dari sesuatu yang dicintai membuat perjalanan bisnisnya lebih ringan meski menghadapi tantangan. Kesuksesan Batik Genturan menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara semangat kewirausahaan lokal dan dukungan perbankan dapat menciptakan peluang ekonomi yang kuat, terutama bagi masyarakat Blitar.