- Adi Santoso menilai bahwa anggota DPRD merupakan pelayan rakyat yang harus membuktikan kinerja mereka.
- Keberhasilan dewan tak hanya diukur dari tugas administratif, melainkan dari perjuangan aspirasi masyarakat.
- Tantangan utama anggota dewan adalah menjaga kepercayaan publik di tengah masyarakat yang semakin kritis.
Dalam peringatan Hari Parlemen, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Adi Santoso, menegaskan bahwa menjadi anggota DPRD bukan hanya sekadar menempati posisi atau melaksanakan rutinitas di gedung legislatif. Lebih dari itu, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul anggotanya untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan tindakan mereka memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam pandangannya, para legislator harus menganggap diri mereka sebagai pelayan rakyat, yang ibarat kontraktor wajib membuktikan kualitas kerja mereka untuk mendapatkan kepercayaan dari konstituen.
Adi Santoso menjelaskan, keberhasilan seorang anggota dewan tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian tugas administratif, tetapi lebih jauh lagi, harus diukur dari seberapa maksimal mereka mewakili aspirasi rakyat, mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat, serta menghasilkan kebijakan yang berujung pada perbaikan kualitas hidup. Dalam hal ini, DPRD memiliki tiga fungsi utama yang tidak boleh diabaikan: legislasi, penganggaran, dan pengawasan, yang semuanya harus dikelola dengan orientasi kepada kepentingan publik.
Meskipun terdapat beragam tantangan, seperti mekanisme birokrasi yang terkadang memakan waktu dan terbatasnya anggaran, Adi menegaskan pentingnya untuk tidak menjadikan hal ini sebagai alasan untuk absen mendengarkan suara rakyat. Ia percaya bahwa menjadikan aspirasi masyarakat sebagai prioritas adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik, terutama di era ketika masyarakat semakin kritis dan memiliki banyak saluran untuk menyampaikan pendapat serta mengawasi kinerja wakil mereka.
Kepemimpinan yang responsif dan transparan, menurut Adi, adalah fondasi untuk menjaga hubungan yang harmonis antara DPRD dan masyarakat. Oleh karena itu, sebagai anggota dewan, mereka harus terus berusaha memperkuat jembatan komunikasi dengan konstituen serta tidak ragu untuk mengambil langkah yang diperlukan demi kesejahteraan masyarakat Blitar.