Kamis, 08 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pemerintahan › DPRD Kota Blitar Tuntut Revitalisasi Pasar Legi Berikan Manfaat Nyata bagi Pedagang

DPRD Kota Blitar Tuntut Revitalisasi Pasar Legi Berikan Manfaat Nyata bagi Pedagang

DPRD Kota Blitar Tuntut Revitalisasi Pasar Legi Berikan Manfaat Nyata bagi Pedagang
Poin Penting:
  • DPRD Kota Blitar khawatir tentang pembongkaran kios tanpa rencana yang matang.
  • Persaingan dengan toko modern dan pergeseran pola belanja digital memengaruhi aktivitas pasar.
  • Pendampingan dan edukasi bagi pedagang sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar memberikan perhatian serius terhadap pembongkaran sekitar 200 kios yang berada di lantai dua Pasar Legi. Anggota Komisi II DPRD, Nuhan Eko Wahyudi, mencermati bahwa pembongkaran ini merupakan bagian dari proyek pembangunan yang dimulai pada tahun 2021 dengan total anggaran mencapai Rp 7,4 miliar. Dalam pemikiran Nuhan, setiap langkah dalam pembangunan fasilitas publik harus didasari oleh perencanaan yang terukur dan cermat, mengingat dana yang digunakan merupakan uang dari masyarakat.

“Sebuah pembangunan haruslah melalui kajian yang mendalam, tidak bisa sembarangan dilaksanakan dan kemudian dibongkar. Ini adalah uang rakyat yang harus dipergunakan dengan bijaksana. Harusnya perencanaan dilakukan secara lebih matang dari awal untuk memastikan adanya skema yang jelas dalam memeriahkan aktivitas pasar,” imbuhnya saat berdiskusi dalam kesempatan wawancara terbaru.

Nuhan juga menyoroti bahwa sepinya aktivitas di pasar tradisional tidak semata disebabkan oleh faktor fisik dari bangunan. Namun, ada aspek lain yang turut berperan seperti persaingan dengan toko modern serta pergeseran cara belanja yang semakin condong ke platform digital. “Kehadiran toko modern serta perubahan gaya belanja masyarakat harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ujarnya.

Oleh karena itu, Nuhan menegaskan pentingnya dukungan dan pendampingan bagi para pedagang setempat. DPRD sebelumnya telah memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Blitar agar peningkatan kapasitas pedagang lokal menjadi prioritas. Edukasi, akses modal, dan pelatihan untuk menghadapi persaingan di dunia online menjadi solusi yang diusulkan. “Dukungan terhadap pedagang tidak hanya harus berfokus pada aspek fisik tempat berjualan, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berjualan,” tutupnya.