Selasa, 04 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Dinkes Kota Blitar Gencar Pencegahan Stunting pada Balita dengan Program Inovatif

Dinkes Kota Blitar Gencar Pencegahan Stunting pada Balita dengan Program Inovatif

Dinkes Kota Blitar Gencar Pencegahan Stunting pada Balita dengan Program Inovatif
Poin Penting:
  • Persentase balita stunting di Kota Blitar masih 5,9% menurut data E-PPGBM.
  • Fluktuasi angka stunting terkait dengan pengukuran pertumbuhan balita.
  • Dinkes Kota Blitar aktif melakukan pencegahan melalui edukasi gizi kepada remaja dan calon ibu.

Kota Blitar terus berupaya menanggulangi masalah stunting pada balita, yang saat ini tercatat mencapai 5,9 persen. Hal ini berdasarkan data dari Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) melalui penimbangan rutin di posyandu setiap bulan. Data periode Juni menunjukkan bahwa terdapat 440 balita yang mengalami stunting, dan angka ini menunjukkan variasi yang signifikan dari bulan ke bulan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Endang Purwoko, menjelaskan bahwa angka prevalensi stunting tidak bersifat tetap, melainkan dipengaruhi oleh hasil pengukuran pertumbuhan balita yang dilakukan secara berkala. Penurunan angka stunting dapat terjadi ketika balita yang sebelumnya teridentifikasi stunting menunjukkan perkembangan fisik dan mental yang sesuai dengan usianya. Namun, sebaliknya, jika dalam beberapa pengukuran balita baru terdeteksi sebagai stunting, angka tersebut dapat meningkat.

Dinkes Kota Blitar menegaskan pentingnya pencegahan stunting melalui program pendidikan gizi yang menyasar remaja dan calon ibu. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi optimal bagi tumbuh kembang anak. Dengan melibatkan relawan kesehatan komunitas dan penyuluhan di tingkat puskesmas, diharapkan setiap keluarga dapat berkontribusi dalam mencegah terjadinya stunting.

Upaya Dinkes Kota Blitar tidak hanya terfokus pada pengukuran, tetapi juga kerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan balita. Survei nasional juga menjadi acuan tambahan dalam memantau prevalensi stunting, sehingga langkah-langkah yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan efektif.